Guru Bersertifikasi: ‘Wako Tak datang Guru Tak Akan Ngajar’

Harijal - Senin, 25 Maret 2019 16:55 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2019/03/8765b8032019_00untitled8.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
jsn/rec
Para guru sedang menyampaikan orasi

PEKANBARU, kabarmelayu.com - "Walikota tak datang guru Tak akan ngajar" orasi lantang dari salah seorang guru peserta aksi demonstrasi ribuan guru sertifikasi di depan kantor Walikota Pekanbaru, Senin (25/3).

Ira, Salah seorang peserta aksi dalam orasinya menyebutkan, kami sudah enam Hari melakukan demo, tetapi Walikota Pekanbaru, Firdaus tidak berkenan menjumpai kami. Artinya Walikota tidak peduli dengan guru. Atau mungkin Walikota tidak bernyali untuk menemui  guru, teriaknya.

"Kami tidak akan berhenti melakukan aksi ini, sampai tuntutan kami, yakni, Peraturan Walikota (Perwako) Pekanbaru Nomor : 7 tahun 2019, tentang Tunjangan guru dihapus". Karena kebijakan Walikota tersebut telah melukai hati ribuan guru di Pekanbaru, teriaknya.

Lagi kata Ira, tahun 2018 TPP kami dikurangi kami diam, tidak dibayarkan sampai tiga bulan juga kami sabar. Tetapi dengan terbttnya Perwako nomor :7 tahun 2019, TPP guru  bersertifikasi di hapus. "Siapa yang tidak sakit Pekanbaru sebutnya.

Seorang peserta aksi lainnya menyebutkan, sejak para guru melakukan aksi demo, telah mulai ada intimidasi. Namun kami tidak akan takut, kami akan terus berjuang memperjuangkan hak-hak kami. Jika disebut kami telah menerima tunjangan sertifikasi, itu benar. Tetapi sertipikat bisa diraih berkat kerja keras kami yang memakan waktu sampai satu tahun, bahkan masih banyak guru yang gagal menerima sertipikat sebagai guru bersertifikasi, sebutnya lantang.

Kehadiran Kepala Dinas Pendidikan kota Pekanbaru, Abdul Jamal kelokasi aksi, terkesan menambah semangat para guru dalam menggelar aksi demo. "Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru selaku orang tua kami ada hadir ditengah-tengah kami," seru para guru lagi.

Kepala Dinas Pekanbaru,  Abdul Jamal yang dikonfirmasi terkait kehadirannya dilokasi aksi, menampik jika dirinya memberikan semangat kepada guru dalam aksinya. "Saya hadir untuk melihat dan mendengar tuntutan mereka, bukan memberikan dorongan,"sanggahnya.

Sebalikya Abdul Jamal berharap para guru dengan latar belakang sudah bersertifikasi kembali melakukan tugasnya untuk mengajar, karena untuk menyelesaikan masalah tidak harus dengan demo, tukasnya.

Menurut Abdul Jamal, tuntutan para guru tetap diakomodir dan akan dirapatkan dengan Walikota serta pejabat terkait guna mencarikan solusinya, pungkasnya.(jsn)

Berita Terkait

Peristiwa

Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah

Peristiwa

Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Peristiwa

Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin

Peristiwa

Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar

Peristiwa

Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu

Peristiwa

Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025