Jumlah korban tewas akibat gempa dan tsunami di Donggala dan Palu terus bertambah. BNPB mencatat sudah ada 1.571 orang yang meninggal akibat bencana ini.
"Jumlah total meninggal 1.571 orang. Terdiri dari di Donggala 144 orang, Palu 1.352 orang, Sigi 62 orang, Parigi Moutong 12 orang, pasnag kayu 1 orang," kata Kepala Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di kantor BNPB, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Jumat (5/10).
Sutopo menjelaskan, pada Kamis (4/10) tim SAR gabungan menemukan banyak jenazah di sejumlah lokasi. Karena itu, jumlah korban tewas meninggal cukup pesat.
"Kemarin cukup banyak tim SAR gabungan di daerah menemukan korban, ada 103 orang meninggal. Paling banyak di Balaroa yang mengalami amblesan dan kenaikan. Begitu juga di Petobo, Palu," imbuh dia.
Dari jumlah korban tewas, petugas juga terus memakamkan jasad yang sudah terindentifikasi. Jasad dimakamkan di sejumlah TPU, termasuk di TPU Paboya, Palu."Ada 1.551 jenazah yang sudah dimakamkan," ucap dia.
(kumparan.com)