MERANGIN - Membawa sepucuk senjata jenis Airsoft Gun ke sekolah dan diduga dipergunakan untuk menakut-nakuti murid serta guru. Kepala Madrasyah Aliyah Sabilulmuttaqien (MAS) Desa Nalo Baru, Kecamatan Nalo Tantan, Merangin - Jambi berinisial BA, terpaksa berurusan dengan aparat kepolisian Polsek Bangko.
Ditangkapnya Kepala MAS ini, karena adanya laporan dari warga Desa Baru Nalo, dimana warga mengaku resah atas prilaku BA yang selalu menakuti murid dan guru pada jam sekolah.
Kepala Desa Nalo Baru, Thamrin membenarkan bahwa warganya melaporkan Kepsek MAS Sabilul Muttaqien ke aparat penegak hukum.
"Ya, warga kita melaporkan surat pengaduan ke Polres Merangin dan Polsek Bangko, bahwa Kepsek MAS Sabilul Muttaqien membawa pistol jenis Airsuft Gun ke sekolah dan juga meresahkan warga kita serta guru dan siswa di desa kita" ungkap Thamrin.
Usai dilaporkan, tim Buser Polsek Bangko langsung mengamankan MAS. "Sekitar Jam 10 pagi, saya datang ke sekolah, sempat sedikit adu mulut karena Kepsek ini tidak mau memperlihatkan senjata api miliknya, setelah saya buka rekaman tentang dia menjelekkan pemeritah desa, akhirnya BA perlihatkan sejatanya, dan saya foto. Setelah itu, sekitar Jam 12 siang, tim Buser datang mengamankan senjata ditangan Kepsek MAS ini," terangnya.
"Saya berharap pihak aparat penegak hukum, untuk memproses sesuai aturan yang berlaku kepada Kepsek MAS ini, karna warga kita siap dipanggil menjadi saksi, atas perkataannya yang menakutkan dan serta meresahkan warga kita ini," pungkasnya.
(okezone.com)