Diserang Dua Beruang Hutan, Paha Petani Karet Terluka Parah

Harijal - Senin, 16 April 2018 22:33 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2018/04/ead676042018_0000aauntitled8.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Humas Polda Riau
Dasril (47), korban serangan dua beruang hutan saat dirawat di rumah sakit swasta di Ujung Batu Rokan Hulu, Riau, Minggu (15/4/2018) malam.

ROHUL, kabarmelayu.com - Maksud hati hendak menderes kebun karet, warga Dusun Lubuk Ulat Desa Cipang Kiri Hulu, Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu, Riau, selamat dari serangan dua beruang hutan pada Minggu 15 April 2018 sekira pukul 08.00 Wib pagi. Korban diketahui bernama Dasril (47), Dusun Lubuk Ulat Desa Cipang Kiri Hulu Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu, Riau.

Ia selamat dari serangan dua beruang liar yang menyergapnya saat korban berjalan kaki menuju kebun karet miliknya dan sempat bertarung dengan kedua binatang buas itu. Akan tetapi salah satu anggota tubuhnya sempat diterkam oleh salah satu beruang tersebut.  

Informasi yang dirangkum dari Kepolisian setempat, peristiwa itu terajadi pada Minggu 15 April 2018 sekira pukul 07.00 Wib pagi. Dimana korban hendak melakukan aktivitas rutin untuk berangkat sendiri dan menderes kebun Karet miliknya di areal Sungai Langsing Dusun Lubuk Ulat dengan berjalan kaki yang berjarak dari kampung lebih kurang 3 Km.

Setelah berjalan kurang lebih 2 Km, korban bertemu dua beruang liar yang secara tiba tiba langsung menyerang korban. Korban pun berupaya menghindar dari serangan beruang, seraya mengayunkan parang ke arah salah satu beruang dan mengenai kepala beruang tersebut hingga terluka.

Beruang yang terluka tersebut pun langsung melarikan diri, akan tetapi secara spontan beruang yang satunya lagi malah menerkam paha sebelah kiri korban dan mengucurkan darah segar. Sementara beruang tersebut pergi meninggalkan korban dalam keadaan terluka.

Setelah beruang itu lari ke dalam hutan, korban masih dalam keadaan sadar seraya menahan kesakitan akibat terkaman beruang dan berusaha berjalan dengan tongkat. Namun lantaran luka terkaman banyak menggeluarkan darah, korban pun sempat melemas.

Beruntung salah satu warga yang melintas saat itu, melihat korban dalam keadaan lemas dan segera memapah korban ke rumah pemukiman Dusun Lubuk Ulat tersebut.

Setibanya di rumah korban, anak korban bernama Rio Andri langsung membawa ayahnya tersebut ke rumah sakit Awal bross Ujung Batu dengan menggunakan mobil Ambulan Desa.

Setelah mendapat perawatan di rumah sakit, Minggu (15/4/2018) malam sekira pukul 23.00 WIB, paha kiri korban berhasil dilakukan operasi oleh tim medis RS Awal Bross dan berjalan lancar. Sementara kondisi korban kini sudah mulai membaik dan sadarkan diri.

Terkait peristiwa ini, Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Pol Guntur Aryo Tejo SIK MM saat dikonfirmasikan Senin (16/4/2018) siang, membenarkan adanya penyerangan binatang buas Beruang Hutan terhadap salah satu warga Dusun Lubuk Ulat Desa Cipang Kiri Hulu, Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rokan Hulu, Riau, pada Minggu 15 April 2018 sekira pukul 08.00 Wib pagi.

"Ya benar, ada seorang petani yang menjadi korban penyerangan binatang buas Beruang hutan yang dialami salah satu warga Dusun Lubuk Ulat Desa Cipang Kiri Hulu, Kecamatan Rokan IV Koto Kabupaten Rohul pada Minggu kemarin," ujar Guntur membenarkan.

Diterangkan Guntur, untuk saat ini korban sudah dievakuasi dan tengah menjalani perawatan medis di salah satu rumah sakit swasta di Ujung Batu Rohul. Dimana kondisi korban kini sudah mulai pulih, setelah sempat mendapatkan perawatan dari tim medis.

"Kalau kondisi korban saat ini sudah mulai membaik dan sadarkan diri, setelah menjalani proses medis di rumah sakit. Hanya saja korban masih perlu dilakukan perawatan, karena darah korban sempat mengeluarkan banyak darah akibat terkaman kawanan beruang tersebut," pungkas Guntur. (ars)

Berita Terkait

Peristiwa

Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah

Peristiwa

Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Peristiwa

Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin

Peristiwa

Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar

Peristiwa

Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu

Peristiwa

Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025