LSM Minta Pemkab Kampar Hentikan Aksi Buka-Tutup Jembatan Kota Garo

Harijal - Jumat, 13 April 2018 06:30 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2018/04/4fb00e042018_0000auntitled3.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
raf/kabarmelayu.com
jenbatan kota garo

KAMPAR, kabarmelayu.com - Jembatan Sungai Tapung yang terletak di desa Kota Garo kecamatan Tapung Hilir kabupaten Kampar dalam kondisi memprihatinkan, pengguna jalan lintas Tapung-Kandis akan dialihkan ke jalan alternatif mulai Kamis (12/4/2018).

Adanya retakan di tengah jembatan Kota Garo yang merupakan akses penghubung jalan lintas Tapung-Kandis membuat pengguna jalan yang kerap melewati jembatan tersebut merasa kuatir akan bahayanya bagi para pengguna jalan terutama yang menggunakan kendaraan roda empat dan truk atau sejenisnya. 

Meskipun beberapa hari sebelumnya di beberapa akun Facebook warga desa Kota Garo pun sudah mulai memuat pemberitahuan akan kerusakan jembatan tersebut, dan menghimbau agar pengguna jalan berhati-hati saat menyeberangi jembatan.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau sudah mengeluarkan surat permintaan penutupan sementara jembatan hingga adanya perbaikan yang ditujukan kepada Bupati Kampar.

Bahkan pada 11 April 2018, Dinas Perhubungan Provinsi Riau juga menyurati bupati prihal penutupan jalan/Jembatan Kota Garo dalam rangka menindak lanjuti surat kepala Dinas PUPR Provinsi Riau agar untuk sementara waktu jembatan Kota Garo ditutup secara fungsional (dilarang dilalui kendaraan) dan arus kendaraan dialihkan melalui jalur alternatif via-Pekanbaru sampai dengan pekerjaan perbaikan jembatan Kota Garo selesai dan dinyatakan fungsional kembali.

Namun berdasarkan informasi warga sekitar hingga siang Kamis(12/4) jembatan tersebut masih dilalui oleh beberapa kendaraan dengan sistem buka-tutup yang dilakukan oleh pemuda setempat.

Menyikapi aksi pungli dengan modus buka-tutup jembatan Kota Garo, aktifis LSM MRPB Indra Pahlawan mengharapkan Pemerintah Daerah untuk segera mengambil tindakan tegas terhadap aksi buka-tutup jalan yang dilakukan oleh segelintir orang yang tidak bertanggung jawab, hal ini bisa menimbulkan korban jiwa.

"Perbuatan tersebut sangat berbahaya, segera hentikan aksi buka-tutup jalan itu, apalagi sudah ada imbauan serta surat dari Dinas PU dan Dinas Perhubungan untuk melakukan penutupan sementara akses jembatan Kota Garo, jadi jangan sampai tunggu ada korban dulu baru diambil tindakan dan saling menyalahkan semua pihak," ujar Indra.(Raf)

Berita Terkait

Peristiwa

Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah

Peristiwa

Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Peristiwa

Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin

Peristiwa

Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar

Peristiwa

Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu

Peristiwa

Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025