PEKANBARU, kabarmelayu.com - Sebanyak 10 orang buruh menderita luka bakar dan robek akibat ledakan tabung elpiji di Kabupaten Indragiri Hilir, Selasa (03/4/2018) sore, sekitar pukul 17.30 WIB.
Semua korban yang menderita luka bakar dan sobek itu terjadi saat mereka sedang melakukan bongkar muat tabung gas di pelabuhan bongkar gas LPG milik PT Rizky Maharani Inhil, di Jalan Provinsi Parit 4, Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau.
Ke sepuluh orang buruh yang menjadi korban itu adalah, Mahardi (33), Momoh (33), Yanto (40), Syamsul Anwar (35), Tarmizi (40), Misdi Mardiansyah (27), Aspul (40), Rudi (27), Widodo (28) dan Joko (26).
"Ada sepuluh orang pekerja yang mengalami luka bakar dan luka robek dalam kejadian itu," ucap Kapolres Indragiri Hilir AKBP Christian Rony SIK melalui Kasat Reskrim Polres Inhil AKP Adhi Makayasa, Rabu (04/4/2018).
Dijelaskan Adhi, peristiwa itu berawal saat para buruh sedang melakukan aktivitas bongkar muat tabung gas elpiji dari mobil pick up Mitsubishi L300 Nopol BM 8640 GB, yang di kemudikan oleh Misdi Mardiansyah ke pelatar pelabuhan.
Sewaktu sedang membongkar tabung gas elpiji milik PT Rizky Maharani Inhil ke pelatar pelabuhan, tiba-tiba terjadi ledakan dari salah satu tabung. Para buruh itu pun langsung terpental dan terluka.
Warga yang melihat kejadian itu langsung berusa memadamkan api dan mengevakuasi orban untuk selanjutnya dibawa ke IGD RSUD Puri Husada Tembilahan.
"Penyebab ledakan masih dalam penyelidikan kita. Sejumlah saksi sudah kita mintai keterangannya," imbuh AKP Adhi Makayasa. (ds)