Pelayanan Selalu Buruk, Mahasiswa BEM UPP Unjuk Rasa Ke Dinkes Rohul

Harijal - Selasa, 27 Maret 2018 19:46 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2018/03/ba1550032018_0000apuluhanmahasiswabadaneksekutifmahasiswabemuniversitaspasirpengaraianupplakukanaksiunjukrasadidepankantordinaskesehatandinkeskabupatenrokanhulu.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
ys/rec
Puluhan Mahasiswa BEM-UPP Rokan Hulu gelar aksi unjuk rasa ke kantor Dinas Kesehatan Rohul, Senin (26/3/2018).

PS.PANGARAIAN, kabarmelayu.com - Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), hampir setiap tahun tidak ada peningkatan pelayanan terhadap para pasien yang berobat kesana, bahkan lebih buruk disebut semakin buruk. Terbukti, RSUD ini tidak luput dari pemberitaan puluhan media yang mendapat aduan dari para pasien maupun mahasiswa yang peduli terhadap keluhan para pasien.

Senin (26/3/2018) pagi lalu, puluhan aktivis dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Pasir Pengaraian (BEM-UPP) Rokan Hulu (Rohul), menggelar aksi unjuk rasa ke kantor Dinas Kesehatan (Diskes) Rohul. Kedatangan mahasiswa ini mendapat pengawalan ketat dari aparat Kepolisian, mereka menuntut perbaikan pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) plat merah itu, yang dinilai amburadul dan perilaku karyawannya yang pilih kasih.

Aksi massa BEM-UPP Rohul ini, juga membentangkan poster bertuliskan kekecewaan mereka terhadap Rumah Sakit tersebut. Aksi itu, akhirnya diterima Sekretaris Diskes Rohul, Septien Asmarwiati serta sejumlah pegawai Diskes lainnya.

Koordinator aksi BEM-UPP Rohul, Asmara Syah, menuntut Diskes untuk mengevaluasi sistem pelayanan di RSUD Rohul, serta memberi sanksi tegas terhadap karyawan RSUD yang tidak profesional dalam bekerja dan melayani masyarakat.

“Kami meminta Diskes Rohul, agar bisa menelusuri dugaan mal praktek di Rohul, termasuk obat-obatan yang sudah tidak layak pakai, yang hingga kini masih beredar di seluruh Rumah Sakit, apotik, klinik serta Puskesmas," tegas Asmara Syah dengan suara lantang,  didampingi Presma UPP, Anton dan Wicky Yuliandra.

Saat aksi tersebut, mahasiswa juga membawa Ibnu Iqbal yang juga seorang korban pelayanan RSUD Rohul amburadul dan pilih kasih.

"Saya mengalami langsung perlakuan diskriminatif serta pelayanan petugas RSUD Rohul yang amburadul, disaat berobat beberapa hari lalu di RSUD Rohul," kata Ibnu Iqbal dalam aksi itu.

Sekretaris Diskes Rohul, Septien berjanji, akan terus memperbaiki sistim pelayanan di RSUD itu dan melayani pasien sesuai prosedur aturan yang ada.

"Kita telah menerima aspirasi yang disampaikan mahasiswa, kami juga akan segera menindak lanjuti tuntutan yang disampaikan mahasiswa, kemudian pelayanan kita berpegang pada prosedur yang ada," jelas Septien. (ys)

Berita Terkait

Peristiwa

Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah

Peristiwa

Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Peristiwa

Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin

Peristiwa

Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar

Peristiwa

Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu

Peristiwa

Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025