Banjir Terjang Jakarta, Warga Bantaran Kali Diminta Waspada

Harijal - Senin, 05 Februari 2018 19:10 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2018/02/77844a022018_0000afb8f048dbeba49aab41.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
(CNN Indonesia / Adhi Wicaksono)
Jakarta diprediksi akan mendapat limpahan air dari Bogor pada pukul 18.00 WIB, Senin (5/2). Warga ibu kota diminta waspada banjir.

JAKARTA - Gubernur DKI Anies Baswedan telah mengerahkan aparat Pemprov DKI untuk bersiaga dan antisipatif menerima banjir kiriman dari Bogor. Pompa mobile dan pompa stasioner juga sudah disiapkan di seluruh wilayah yang akan dilewati aliran Sungai Ciliwung.

Warga Jakarta yang tinggal di dekat bantaran sungai, khususnya di sepanjang bantaran sungai Ciliwung diminta waspada mengantisipasi datangnya banjir kiriman dari Bogor. 

Juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho di akun twitternya menulis saat ini sudah ada ribuan warga Jakarta yang terdampak banjir akibat hujan lokal.

"Banjir kiriman dari Bogor diperkirakan akan tiba di Pintu Air Manggarai sekitar pukul 17.30 WIB. Harap waspada," ujar Sutopo, Senin (5/2).

Ketinggian air di Bendung Katulampa, Bogor, hingga pukul 15.00 WIB tercatat berada di ketinggian 140 cm atau dalam kategori waspada. Sebelumnya, pada pagi hari ketinggian air mencapai 240 cm atau status siaga.

Sementara ketinggian air di Pintu Air Pos Depok mencapai 400 cm pada pukul 15.00 WIB atau melonjak dari ketinggian sebelumnya yang mencapai 290 cm pada pukul 11.11 WIB.

Di Pintu Air Manggarai pada pukul 15.00 WIB tercatat mencapai 775 cm atau masuk kategori waspada. Kondisi cuaca di sana terpantau mendung tipis.

Anies Baswedan saat meninjau ketinggian air di Pintu Air Manggarai memprediksi limpahan air dari Depok diprediksi tiba di Jakarta sekitar pukul 18.00 WIB nanti. 

"Jam 6 maghrib sudah sampai," ujarnya.

Kedatangan Anies di Pintu Air Manggarai didampingi oleh Kepala Dinas Sumber Daya Air Teguh Hendrawan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jupan Royter, dan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung-Cisadane (BBWSCC) Jarot Widyoko.

"Jadi air sudah sampai di Depok dengan ketinggian 400 cm. Kita monitor sekarang," ujarnya.

Karena posisi air di Depok sudah mencapai siaga 1, Anies mengimbau warga agar senantiasa waspada. Khususnya, warga yang tinggal di daerah aliran Sungai Ciliwung.

"Potensi limpahan air yang sangat deras dan tinggi, jangan dianggap enteng," ucap Anies dikutip dari CNNIndonesia.com.

Berdasarkan pantauan, sejumlah warga di kawasan Tanah Rendah, Kampung Melayu, Jatinegara, yang rumahnya tergenang air mulai mengungsi ke sejumlah tempat terutama di masjid terdekat yang aman dari genangan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta juga telah memperbarui peringatan dini cuaca ibu kota. Hingga pukul 16.15 WIB, BNPB DKI mencatat masih terjadi hujan sedang hingga lebat di sejumlah kawasan seperti di Pesanggrahan, Kebayoran, Mampang, Pancoran, Kebon Jeruk, Palmerah, Setiabudi dan sekitarnya. 

Kondisi cuaca itu dapat meluas ke wilayah Kalideres, Penjaringan, Cengkareng, Kembangan, Grogol-Petamburan, Gambir, Menteng, Tebet, Jatinegara, Senen, Matraman, Cempaka Putih, Pulogadung, Cakung, Duren Sawit, Kemayoran, Pancoran, Kramat Jati, Pasar Minggu dan sekitarnya.

Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pkl.18.45 WIB.

"Untuk para camat dan lurah daerah rawan banjir atau longsor agar antisipasi dengan siagakan PPSU dan segera tindak lanjuti genangan," demikian peringatan dari BPBD DKI Jakarta.

(cnnindonesia.com)

Berita Terkait

Peristiwa

Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah

Peristiwa

Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Peristiwa

Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin

Peristiwa

Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar

Peristiwa

Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu

Peristiwa

Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025