Jamaah Pengajian Kecelakaan, 11 Meninggal

Harijal - Sabtu, 03 Februari 2018 14:13 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2018/02/bd439b022018_ilustrasi_jenazah.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
ilustrasi

SAMPIT - Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Tjilik Riwut km 32 Desa Pundu Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng, menimpa jamaah pengajian asal Pontianak Kalimantan Barat. Kecelakaan ini menelan korban jiwa meninggal sebanyak 11 orang.

"Saat ini yang dipastikan meninggal ada 11 orang dan dirujuk ke Rumah Sakit Kasongan ada tiga orang. Sebagian besar korban menderita luka bakar karena mobil pikap yang mereka tumpangi terbakar," kata Kepala Desa Pundu, Sugianto dihubungi dari Sampit, Sabtu (3/1).

Peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 06.00 WIB saat arus lalu lintas belum terlalu ramai. Mobil yang terlibat tabrakan adalah mobil pikap dengan nomor polisi KB 8629 berasal dari Pontianak Kalimantan Barat menuju arah Palangka Raya dengan muatan 14 penumpang. Sedangkan mobil dump truk bermuatan semen dengan nomor polisi DA1983 TN yang dikemudikan Ahmad Rianur warga Tamiang Layang Kabupaten Barito Timur, melaju menuju arah Sampit.

Rombongan jamaah asal Pontianak itu berangkat menggunakan beberapa mobil. Mereka berencana menghadiri sebuah tabligh akbar di Banjarmasin Kalimantan Selatan..

Belum diketahui persis kejadiannya, warga sekitar dikagetkan ketika mendengar suara keras dari tabrakan dua mobil tersebut. Tabrakan juga menyebabkan api yang dengan cepat membakar kedua mobil, khususnya mobil pikap yang bermuatan penuh penumpang tersebut.

Kedua mobil terguling ke sisi jalan. Warga setempat langsung memadamkan api dan berusaha memberi pertolongan. Namun, sebagian korban meninggal dunia di tempat kejadian akibat luka parah dan terbakar.

Menurut Sugianto, korban meninggal sebanyak 11 orang dan tiga lainnya dirujuk ke RS Kasongan Kabupaten Katingan. Namun data didapat dari polisi, jumlah korban meninggal sebanyak 12 orang dan tiga orang dirujuk ke rumah sakit.

"Saat ini masih dirundingkan dengan rombongan mereka yang berada di mobil lainnya. Ada yang menyarankan jenazah dimakamkan di sini saja, tapi ada juga pendapat lainnya. Ini masih dirundingkan," kata Sugianto.

Saat ini jenazah berada di Puskesmas Pundu Kecamatan Cempaga. Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan maut itu yang jaraknya sekitar dua setengah jam dari Sampit Ibu Kota Kabupaten Kotawaringin Timur itu.

(republika.co.id)

Berita Terkait

Peristiwa

Karhutla di Tembilahan Menjalar Mendekati Pemukiman Warga

Peristiwa

Menhut Soroti Penegakan Hukum Kasus Karhutla di Riau, Jikalahari: Belum Ada Korporasi Tersangka

Peristiwa

Menhut Tinjau Pemadaman Karhutla Kerumutan

Peristiwa

Ganggu Pembangunan Drainase, Pedagang di Jalan Teratai Diultimatum untuk Pindah

Peristiwa

Peringati HUT ke-81 RI, Bea Cukai Bengkalis Gelar Bakti Sosial dan Doa Bersama di Sungai Pakning

Peristiwa

Skandal Paspor Ganda, Ancaman Serius Perlindungan Anak dan Integritas Hukum Indonesia