SELATPANJANG, kabarmelayu.com - Musibah kebakaran yang menghanguskan rumah milik Guntur (46), warga jalan Sedulur Desa Banglas Barat Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Kepulauan Meranti, hingga rata dengan tanah, Rabu (14/9/2016), sekitar pukul 02.00 Wib dini hari tadi menyisakan pilu yang dalam.
Tak hanya rumah, dalam musibah tersebut satu unit sepeda motor juga turut terbakar. Korban berharap pemerintah segera ulurkan bantuan meringankan beban yang ditanggungnya.
(Baca Juga: Sebuah Rumah di Jalan Sedulur Banglas Barat Selatpanjang Hangus Terbakar)
""Ya, yang namanya musibah saya berusaha tetap ikhlas atas cobaan yang berat ini. Mesti begitu saya berharap pemerintah daerah dapat membantu meringankan beban saya alami ini, terimakasih semua pihak yang telah membantu memadamkan," ungkap Guntur kepada riaueditor.com sambil menahan luka sakit akibat luka bakar.
Di tempat yang sama, Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Meranti, Ir M Edy Afrizal MSi mengatakan, dalam bencana tersebut pihaknya mengerahkan dua unit mobil Damkar. 11 petugas pemadam dibantu 4 personil TNi dan 3 anggota kepolisian dan masyarakat sekitar.
"Api berhasil dipadamkan dalam waktu lebih kurang 1 jam. Sumber api belum dapat dipastikan, namun diduga akibat korsleting listrik," ujar pria yang akrab disapa datuk panglime ini.
Ketua LAM Kepulauan Meranti, H Ridwan mengatakan, sebagai bentuk rasa kebersamaan dalam pertolongan pertama itu sangat dibutuhkan andil setiap masyarakat Kepulauan Meranti.
"Bagi yang tertimpa musibah hendaklah bersabar, setiap yang bersabar dan beriman juga ikhlas selalu ada hikmah dengan apa yang diuji sang khalik," kata H Ridwan Hasan.(azw/har)