Gara-Gara Minum Soda Campur Susu Usai MOS, Pelajar SMA di Pontianak Tewas

Harijal - Selasa, 18 Juli 2017 08:34 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2017/07/517130072017_0000pelajartewassetelahm.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
(Foto:Ade/Okezone)
Pelajar tewas setelah minum soda dan susu

PONTIANAK - Pulang dari MOS dan meminum minuman bersoda campur susu, Satria Tri Anggoto, siswa kelas 1 SMA di Kota Pontianak, Kalimantan Barat ini meninggal dunia, Senin (17/7/2017). Hasil pemeriksaan sementara oleh kepolisian, warga Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya itu memiliki riwayat jantung bocor.

Kapolsek Sungai Raya, AKP Haryanto menjelaskan, hasil pemeriksaan sementara, diketahui korban bermotor dari rumahnya sekitar pukul 06.28 Wib, untuk menjemput temannya, Riyan di Jalan Parit Bugis, Desa Arang Limbung. "Korban jemput temannya, untuk mengikuti kegiatan MOS hari pertama di salah satu SMA yang menerimanya sekolah disitu," kata Haryanto, Senin sore.

Kemudian, lanjut Haryanto, pukul 10.00 Wib, kegiatan MOS selesai. Korban dan Riyan tak langsung pulang ke rumah mereka. "Mereka berdua pergi ke Cafe The Legend di kawasan Pontianak Timur. Korban memesan minuman kaleng bersoda campur susu untuk diminum bersama," jelasnya.

Lalu, tak berapa lama korban merasa pusing dan mengigil. Korban kemudian minta diantar pulang. Sebagai teman yang baik, Riyan langsung bergegas menunggangi sepeda motor korban untuk mengantarnya.

Sekitar pukul 11.00 Wib, korban tiba di rumah Riyan. Korban minta istirahat dulu. Kemudian korban minta air putih. "Setelah minum, korban minta bantal untuk berbaring di ruang tamu rumah Riyan," jelas Haryanto.

Hari semakin siang, sekira pukul 13.00 Wib, korban tak bangun-bangun. Riyan yang curiga melihat korban terbaring dan tak bergerak gerak, mencoba membangunkan korban.

"Riyan mencoba menggoyang tubuh korban namun tak bergerak juga. Lalu Riyan memberitahukan tetangga depan rumah dan melapor ke Polsek," tutur Haryanto.

Kepolisian dibantu warga kemudian melarikan korban ke rumah sakit terdekat untuk diberi pertolongan medis. Namun, nyawanya tak dapat ditolong.

Lanjut Haryanto menjelaskan, penyebab meninggalnya korban masih dalam penyelidikan pihaknya. "Penyebab meninggalnya korban belum dikatahui. Namun menurut pihak keluarga, korban mempunyai riwayat jantung bocor," ujar Haryanto.

Haryanto menegaskan, sejauh ini hasil pemeriksaan sejumlah saksi, meninggalnya korban tidak ada kaitan dengan kegiatan MOS. Kini korban sudah berada di rumah duka untuk segera disemayamkan.

(muf/okezone)

Berita Terkait

Peristiwa

Bupati Kasmarni Buka Asistensi IEPK 2026, Perkuat Komitmen Pemerintahan Bersih dan Berintegritas

Peristiwa

Inovasi Wali Kota Agung Genjot PAD, Pemprov Minta Daerah Lain Berdayakan PKK

Peristiwa

Lantik 215 Kepala Sekolah, Bupati Kasmarni Tegaskan Zero Tolerance Terhadap Pungli PPDB

Peristiwa

Bawa Pasien dari Bagansiapiapi, Ambulans Kecelakaan di Tol Permai, Tiga Tewas

Peristiwa

Tolak Titipan, PWI Pekanbaru Siap Dampingi Pemko Kawal SPMB 2026/2027

Peristiwa

Kepala Daerah Didorong Maksimalkan Forum DPR RI Dapil Riau untuk Akses APBN