JAKARTA - Pesawat Lion Air yang terbang dari Lombok menabrak burung ketika hendak mendarat di Bandara Juanda, Surabaya. Akibatnya moncong pesawat itu penyok.
Pengamat penerbangan Alvin Lie mengatakan moncong yang penyok itu merupakan pelindung radar. "Jadi di dalam moncong pesawat itu ada radar," ujarnya kepada Okezone, Sabtu (10/6/2017).
Alvin menuturkan insiden pesawat tabrak burung sebenarnya sangat berbahaya. Apalagi jika burung itu mengenai kaca kokpit.
"Kalau itu (kena kaca kokpit), bisa pecah itu. Bahaya karena di dalam ada pilot," ucapnya.
Lebih bahaya lagi jika yang kena mesin pesawat. "Kalau kena mesin bisa langsung mati pesawatnya," ucapnya.
Pesawat Lion Air yang menabrak burung di Bandara Juanda sendiri sudah diistirahatkan. Pesawat itu sedang dalam perbaikan.
(abp/okezone)