Ustaz Felix Sayangkan Pembubaran Kajiannya oleh Polisi

Harijal - Minggu, 30 April 2017 20:34 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2017/04/2b6840042017_0000ustazfelixsiauw_1502.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Repubika/Agung Fatma Putra
Ustaz Felix Siauw.

JAKARTA - Ustaz keturunan Tionghoa, Felix Siauw menyayangkan pembubaran acara kajian keislaman yang dilaksanakan disalah satu Hotel di Kota Malang pada Ahad (30/4) sekitar pukul 10.30 WIB. Pasalnya, kajian yang diisinya tersebut hanya membahas tentang seruan kepada para remaja agar terhindar dari pergaulan bebas dan maksiat.

“Ini sesuatu yang kemudian kita sayangkan ya, sangat kita sayangkan sekali apabila ada orang-orang yang tidak suka kemudian mengedepankan tindakan-tindakan pemaksaaan,” ujarnya, dalam video yang diunggah di akun Facebooknya, Ahad (30/4). 

Dia menjelaskan, bahwa pada awalnya, sejak acara dimulai pada pukul 08.00 WIB semuanya dapat berjalan seperti biasa. Namun, setelah diriya menyampaikan kajian sampai pukul 10.30 WIB, tiba-tiba pihak hotel dan kepolisian mendatangi lokasi kajian dan memberhentikan acara. Bahkan, melarang panitia untuk menutup dengan doa dengan alasan acara tersebut tidak mendapatkan surat izin dari pihak kepolsian. 

Setelah acara bubar, kemudian Felix mendampingi panitia untuk mencari tahu alasan sebenarnya kepada pihak Polres Malang. Kemudian, Felix mengaku, mendapatkan jawaban dari pihak kepolisian bahwa alasan acara tersebut dibubarkan lantaran polisi mendapat tekanan dari salah satu ormas. 

“Setelah kita tanyakan ternyata jawabannya adalah polisi mendapatkan tekanan dari ormas tertentu yang akhir-akhir ini ormas ini terkenal ya, sebagai ormas yang membubarkan pengajian dan juga ormas yang berpihak kepada kasus penistaan agama kemarin,” ucapnya. 

Felix tidak menyebutkan ormas tersebut secara detail. Ia hanya menyesalkan mengapa ormas tersebut tidak melakukan klarifikasi atau tabayun terlebih dahulu jika memang ada suatu permasalahan. 

“Kalau seaindainya ada kesalahpamahan tentu kita bisa bicarakan, tentu kita menyampaikan dengan cara yang baik, menyampaikan dengan cara yang Islami,” katanya.

Felix juga menyampaikan bahwa pada awalnya acara kajian tersebut akan digelar di Universitas Brawijaya. Namun, tiba-tiba pihak rektorat juga membatalkan acara tersebut tanpa alasan yang jelas juga. Karena itu, akhirnya panita memindahkan ke Hotel Maxone Malang.(ROL)

Berita Terkait

Peristiwa

UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Gelar Upacara Hardiknas 2026

Peristiwa

Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah

Peristiwa

Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Peristiwa

Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin

Peristiwa

Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar

Peristiwa

Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu