Ini Penuturan Bocah 5 SD yang Kendarai Angkot di Bandung

Harijal - Kamis, 27 April 2017 20:25 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2017/04/bd8c12042017_0000angkotyangsedangmenu.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi/antara
Angkot yang sedang menunggu penumpang

BANDUNG - GMA (13), bocah kelas lima SD di Bandung menghebohkan dunia maya setelah videonya mengendarai angkot menjadi viral. Dari pengakuanya, GMA mengaku memang diminta untuk menggantikan sebentar sopir angkutan kota (Angkot) trayek 09 yang sedang sakit perut. 

"Saya mah disuruh aja sama Ronald (Sopir) karena yang punya mobil itu lagi sakit perut," kata dia di Mapolrestabes Kota Bandung, Selasa.

GMA menceritakan, saat itu ia sedang berjalan dari kawasan Logam Buahbatu ke rumahnya di Gang Parabon, Jalan Ibrahim Adjie. Saat sampai di tugu Pasar Kordon, ia dihampiri mobil angkot cokelat berplat nomor D 1933 AM yang dikemudikan Ronald (32).

Ia mengaku, Ronald menyuruhnya untuk mengemudikan angkot karena kondisinya yang merasakan sakit perut. Karena jaraknya yang dekat dari Pasar Kordon hingga Samsat, GMA kemudian memberanikan diri untuk mengendarai angkot.

"Katanya sakit perut akhirnya saya bawa angkotnya. Deket dan dari tugu Kordon sampai perempatan Samsat," katanya.

Sesampainya di lokasi, Ronald kemudian mengambil alih kemudi, sementara GMA turun dan pulang ke kediamannya. GMA mengaku, ia baru belajar selama dua minggu dari temannya dan sudah mengendarai angkot sebanyak tiga kali.

"Baru dua minggu bisa mobil, enggak sering. Tiga kali (narik angkot) sama sekarang, tapi deket-dekat," katanya.

Di tempat yang sama Ronald mengaku, ia sudah melihat GMA mengendarai angkot sebanyak dua kali. Sehingga ia memercayai dan meminta bocah tersebut mengambil alih kemudi karena alasan tengah dilanda sakit perut. "Jaraknya juga dekat sekitar 400 meteran," kata dia.

Ia pun tidak percaya aksi GMA yang mengendarai mobil menjadi viral di media sosial. Ronald mengaku kapok dan tidak akan meminta anak di bawah umur mengendarai kendaraannya lagi.

"Bukan memperkerjakan anak kecil tapi meminta pangnyetirin, saya kapok. Jarak tidak jauh, kecuali Ciwastra- Gasibu saya tidak berani," kata dia.

Atas kelalaiannya tersebut, polisi kemudian menilang dan menyita angkotnya. Saat ini, polisi tengah melakukan pemeriksaan lebih lanjut di Mapolrestabes Kota Bandung.(ROL)

Sumber : Antara

Berita Terkait

Peristiwa

UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Gelar Upacara Hardiknas 2026

Peristiwa

Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah

Peristiwa

Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Peristiwa

Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin

Peristiwa

Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar

Peristiwa

Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu