Percobaan Penculikan Siswa SDIT Al Bayan Pangkalan Kerinci Digagalkan Polisi

Harijal - Rabu, 22 Maret 2017 21:38 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2017/03/ebd500032017_0000percobaanpenculikansi.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
zul/rec

PKL.KERINCI, kabarmelayu.com - Telah terjadi percobaan penculikan siswa SDIT Al-Bayan di jalan Arbes Pangkalan Kerinci Kabupaten Pelalawan atas nama siswa Muhammad Hafidz siswa kelas V SDIT Al-Bayan pada Rabu (22/3/2017) sekira pukul 12.00 siang.  Informasi yang didapat riaueditor.com di TKP melalui Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Usril SH bahwa percobaan penculikan dilakukan oleh sejumlah orang dengan menggunakan mobil Toyota Avanza, namun aksi mereka diketahui oleh seorang polisi yang berada didekat sekolah. "Melihat ada polisi, si anak didorong keluar dari mobil dan kabur, polisi sempat mengejar namun tidak berhasil. Anggota lalu mengantarkan si anak ke sekolah. Infonya polisi menggunakan pakaian anggota. Namun polisi yang dimaksud masih belum diketahui siapa orangnya,” papar Kapolsek kepada riaueditor.com usai mendatangi TKP SDIT Al-Bayan. Sementara itu, dari keterangan si anak Hafidz begitu dirinya dipanggil ‎menyebutkan bahwa dirinya baru pulang selesai makan di rumah lalu mau sholat Zuhur bersama siswa lainnya. Namun langsung datang mobil Avanza memepet. 

”Saya disuruh masuk paksa kedalam mobil.Ada kain kayak diberi obat-obatan diletakkan kemulut lalu Hafidz pusing. Tapi Hafidz didorong keluar lalu mereka kabur. Hafidz diantar sama pak polisi ke sekolah,” ucapnya.  Kepala Sekolah SDIT Al-Bayan, Ust Gufron menyebutkan bahwa Hafidz sebelum kejadian pulang ke rumah, lalu ke sekolah mau sholat Zuhur jama’ah sama kawan-kawannya. Disaat hendak ke sekolah itu kejadiannya.  "Rumahnya dekat dari sekolah dia makan ke rumahnya. Jadi kejadiannya mau ke sekolah disaat jam istirahat bukan jam pulang pak. Kalau info yang saya dapat dari Hafidz bahwa polisi yang menolongnya sudah agak tua. Ya dia bilang juga ada sejumlah orang di dalam mobil yang ingin menculiknya. Atas kejadian ini kita tentu akan lebih waspada kedepannya. Selama ini pintu‎ kita dijaga security. Saat pulang pintu yang dibelakang digunakan. Alhamdulillah Hafidz selamat. Kita akan lebih ekstra waspada,” ungkapnya.  Namun terlihat Hafidz masih shock dengan kejadian yang dialaminya. Hafidz ditemani sang ayah dan Kepala Sekolah saat pihak ke Polisi meminta keterangan dari sang siswa. Terlihat juga Lurah Pangkalan Kerinci Timur Edi Arifin mendatangi sekolah guna memastikan hal tersebut. 

Kondisi SDIT Al-Bayan masih dipenuhi dengan wali murid dan masyarakat setempat yang mencari tau kejadian percobaan penculikan hingga pukul 18.00 Wib. Sementara Muhammad Hafidz sudah dibawa pulang ke rumahnya oleh sang ayah sekira pukul 17.30 Wib. (zul/rec)

Berita Terkait

Peristiwa

UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Gelar Upacara Hardiknas 2026

Peristiwa

Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah

Peristiwa

Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Peristiwa

Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin

Peristiwa

Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar

Peristiwa

Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu