BAGANSIAPIAPI, kabarmelayu.com - Kapolsek Batu Hampar, Ipda S Sijabat SH Senin (20/3) bersama Bhabinkamtibmas, Brigadir Agus Rizal SP bertindak sebagai Inspektur Upacara di dua sekolah di Kecamatan Batu Hampar.
Kapolsek Batu Hampar bertindak sebagai Irup di SD Negeri 02 Batu Hampar Kepenghuluan Bantaian, sementara itu, Bhabinkamtibmas Batu Hampar, Brigadir Agus Rizal SP Irup di SD Negeri 01 Kelurahan Bantaian Hilir.
"Polsek Batu Hampar menjamain keamanan terhadap anak-anak, jadi masyarakat tidak perlu resah dengan pemberitaan di media online yang seolah olah sudah meresahkan para orang tua," kata Kapolsek.
Namun ia mengingatkan para orang tua agar selalu waspada terhadap kejahatan pada anak. Sebab, belakangan ini Kejahatan terhadap anak merebak dengan isu penculikan anak. Meski hingga saat ini belum ada laporan kehilangan anak di Mapolsek Batu Hampar, Kapolsek tetap menghimbau agar lebih waspada terhadap orang yang belum dikenal.
"Kita sampaikan kepada anak anak agar berhati hati bila ada ajakan dari orang yang tidak dikenal, baik dengan bujuk rayu atau iming-iming yang dan lain sebagainya. Jika ada perbuatan orang yang tidak dikenal mencurigakan bahkan mengancam keselamatan, kita sudah sampaikan kepada anak anak agar secepatnya menghindar, bila perlu berlari dan meminta pertolongan orang lain," urainya.
Kapolsek menghimbau kepada Kepala Sekolah dan para guru agar mampu melindungi anak selama proses belajar-mengajar di sekolah. Dan memberikan perlindungan dan antisipasi kejahatan terhadap anak.
"Jangan anggap remeh dengan anak anak, mereka adalah generasi bangsa dan kita dulunya seperti mereka yang apabila tumbuh dengan baik dibarengi dengan ilmu pengetahuan makan akan menghasilkan generasi bangsa yang dapat memajukan bangsa," imbuhnya.
Selian itu, Kapolsek dan Bhabinkamtibmas memberikan motivasi kepada anak anak untuk lebih giat lagi dalam belajar serta patuh dan taat kepada orang tua dan juga guru sesuai dengan janji siswa yang selalu dibacakan pada setiap upacara bendera.
Beberapa langkah dalam menghindari narkoba juga disampaikan, mengingat saat ini bangsa Indonesia darurat Narkoba. Saat ini, kaum muda seperti pelajar adalah sasarannya. Apalagi di Batu Hampar pekan lalu seorang bandar terpaksa ditembak mati karena kasus narkoba.
Untuk itu, Kapolsek Batu Hampar mengajak semua pihak untuk sama - sama berkomitmen menyatakan perang terhadap Narkoba.
Dalam hal menghindari penyalahgunaan narkotika, Kapolsek dan Bhabinkamtibmas menyampaikan kepada para siswa agar berhati-hati dalam bergaul. Dan kepada orang tua dan guru juga harus peka terhadap perubahan prilaku anak. Mencegah itu lebih baik dari mengobati.
Ia juga berharap jika selama ini polisi dianggap momok yang menakutkan tidaklah benar. Apalagi hanya sebuah profesi yang memang tujuannya untuk melindungi masyarakat.
"Hilangkan paradigma takut dengan polisi, kita sahabat semua apalagi masyarakat yang memang jadi tanggung jawab kita untuk melindungi walaupun nyawa taruhannya," pungkas Kapolsek. (dw)