2 Pekan Buron, Perampok Nasabah BNI Tembilahan Akhirnya Menyerah di Tangan Polisi

Harijal - Selasa, 21 Februari 2017 18:34 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2017/02/4184aa022017_dua_pekan_rampok.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi

PEKANBARU - Satuan Reserse Kriminal Polres Inhil Provinsi Riau, berhasil meringkus kawanan rampok bersebo yang merampas uang dari seorang nasabah Bank BNI bernama Husni Tamrin alias Ujang. Mereka ditangkap setelah Buron selama dua pekan.

Kapolres Inhil, AKBP Dolifar Manurung melalui Kasat Reskrim, AKP Arry Prasetyo, SH, MH, Selasa (21/2/2017) sore mengungkapkan, pihaknya berhasil menangkap tiga orang pelaku perampokan tersebut, dengan inisial MZ (30), AL (27) dan HM (26).

Ketiganya tak berkutik di tangan polisi, saat digerebek di persembunyiannya, Jalan Panglima Sampan, Kecamatan Kuala Kampar, Kabupaten Pelalawan. Sebelum diciduk petugas, kawanan rampok ini diketahui sempat kabur ke Pekanbaru untuk menghilangkan jejak.

"Sempat melarikan diri ke Pekanbaru, lalu ke Kabupaten Kepulauan Meranti. Kita lacak terus keberadaannya, hingga diketahui posisi mereka di Kuala Kampar, Pelalawan. Tim bergerak ke sana melakukan penangkapan beberapa hari lalu," urai Arry kepada wartawan.

Polisi, sambungnya, masih mendalami dugaan pelaku lain yang ditenggarai ikut terlibat dalam aksi perampokan tersebut. Sebab, menurut penuturan korban waktu itu, para pelaku ditaksir sekitar lima orang. "Itu masih kita dalami. Kita akan mintai keterangan tiga orang itu," yakinnya.

Diberitakan sebelumnya, kawanan ini beraksi dengan merampok seorang nasabah Bank BNI bernama Husni Tamrin pada 3 Februari 2017 kemarin. Ketika itu korban baru pulang berbelanja dan singgah ke Bank untuk mengambil uang Rp250 juta.

Kuat dugaan, kawanan penjahat itu sudah menguntit korban dari belakang, hingga akhirnya mengeksekusi Husni di Jalan Lintas Sungai Iliran Parit 18 Desa Sungai Iliran. Mereka menghantam tangan korban dengan kayu, yang ketika itu sedang mengendarai motor.

Masih beruntung nasib Husni, seluruh uangnya tak hilang diembat komplotan ini. Sebab sebelum pulang menuju rumahnya di Desa Teluk Tuasan, ia terlebih dahulu menitipkan Rp240 juta kepada adiknya, sehingga yang tersisa hanya Rp10 juta.

Uang ini lah yang disikat pelaku. Mereka meminta korban menyerahkan tas berisi uang tersebut, termasuk sejumlah barang berharga berupa handphone, jam tangan, cincin dan kalung milik istri korban yang kebetulan ikut dengan Husni Tamrin.

Setelah mempeloroti uang dan benda berharga, kawanan rampok tersebut kemudian menghilang. "Kabur mereka dengan berjalan kaki melewati kebun kelapa. Kita duga memang korban sudah dibuntuti, mengingat korban adalah Toke kelapa dan buah pinang," kata Arry.

Adapun uang yang dirampok ini mestinya digunakan untuk membayar gaji para pekerjanya. Akibat perampokan tersebut, korban menderita kerugian Rp25 juta.

 

sumber: goriau.com

Berita Terkait

Peristiwa

UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Gelar Upacara Hardiknas 2026

Peristiwa

Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah

Peristiwa

Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Peristiwa

Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin

Peristiwa

Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar

Peristiwa

Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu