PEKANBARU, kabarmelayu.com - Wakapolda Riau Brigjen Pol Drs Ermy Widyatno, Jumat (17/2/2017)kemarin, membuka pelaksanaan Latihan Pra Operasi Antik Siak 2017.
Bertempat di Aula Bengkalis SPN Polda Riau, Lat Pra Ops Antik Siak 2017 yang bertemakan "Dengan meningkatkan kemampuan personil polri yang profesional, serta siap menanggulangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di wilayah hukum Polda Riau " diikuti oleh 150 personil di Jajaran Polda Riau.
Dalam amanat Kapolda Riau Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara yang dibacakan oleh Wakapolda Brigjen Pol Drs Ermy Widyatno mengatakan, penyalahgunaan narkoba dapat menyebabkan ketergantungan, mengganggu sistem syaraf pusat dan dapat menyebabkan gangguan fisik, jiwa, sosial dan keamanan, serta kerugian yang ditimbulkan sangatlah besar.
Kerugian terhadap pribadi sendiri dapat terlihat dari perubahan prilaku, yang awalnya normal menjadi lebih pemurung, pemarah, tidak peduli dengan lingkungan sekitar, hingga akhirnya akan menyakiti diri sendiri akibat gejala ketergantungan.
Ucapan terimakasih tak lupa diucapkan Wakapolda kepada peserta yang mengikuti Operasi Antik Siak 2017 dengan baik.
Pimpinan menekankan kepada peserta pelatihan untuk dengan sungguh-sungguh dan dedikasi yang tinggi sehingga kedatangan peserta dalam mengikuti pelatihan tidaklah menjadi sia-sia.
"Kita tingkatkan personil dan sinergitas antar fungsi dalam memberantas tindak pidana peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Polda Riau," jelas Wakapolda Riau Brigjen Pol Drs Ermy Widyatno yang memimpin pelaksanaan Lat Pra Ops Antik Siak 2017 tersebut.
Dalam kegiatan tersebut dimulainya Operasi Antik Siak 2017 dengan ditandai dengan penyematan Tanda Peserta Lat Pra Ops yang disematkan oleh Wakapolda kepada salah satu perwakilan peserta.
Setelah Lat Pra Ops tersebut di Buka, selanjutnya pendalaman materi kepeda peserta oleh perwira yang ditunjuk sebagai instruktur. (rec)