kabarmelayu.com,INHIL - Media sosial dihebohkan dengan temuan bangkai seekor paus yang terdampar di tepian Pantai Bakau Sungai Bahale, Desa Bente, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
Bangkai paus sepanjang 8 meter yang diperkirakan seberat 8 ton itu ditemukan sudah mengeluarkan bau menyengat.
Kapolsek Mandah, Iptu Indra Jaya bersama Danramil 08 Mandah Kapten Inf P.M. Manurung yang mendapat informasi tersebut langsung melakukan penyisiran di sekitar perairan Sungai Bahale bersama personil.
Sekitar pukul 22.40 WIB, ditemukan bangkai yang diduga kuat merupakan hewan mamalia laut jenis paus di tepian kawasan bakau.
Iptu Indra Jaya mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan secara pasti jenis paus maupun penyebab kematian paus itu karena diperlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh instansi atau pihak terkait.
"Untuk memastikan jenis dan penyebab kematiannya, tentunya diperlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak yang berkompeten," kata Iptu Indra.
Lokasi penemuan bangkai berada di kawasan tepian Pantai Bakau Sungai Bahale pada titik koordinat 0.010988, 103.557428.
Kepoliaian selanjutnya akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan identifikasi serta menentukan langkah penanganan terhadap bangkai paus tersebut.
Sementara itu, Kapolres Indragiri Hilir AKBP Donny Eko Listianto membenarkan adanya laporan mengenai temuan bangkai hewan mamalia laut yang diduga paus di Mandah itu.
"Untuk jenis, kondisi, maupun penyebab kematian hewan tersebut, kami menyerahkan pemeriksaan kepada pihak yang memiliki kewenangan. Polri akan mendukung proses penanganan dan pengamanan lokasi agar tidak menimbulkan risiko bagi masyarakat maupun lingkungan," kata AKBP Donny, Kamis (24/9/2026).
Pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan sendiri apabila menemukan satwa laut berukuran besar ataupun satwa yang belum diketahui jenisnya.
"Kami mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan kejadian serupa. Jangan mengambil tindakan sendiri, terutama terhadap satwa laut yang dilindungi atau belum diketahui jenisnya," tutup Kapolres dilansir Nada Riau.