Selamatkan Anak, Kawanan Gajah di Siak Amuk Mes Pekerja Arara Abadi

Redaksi - Senin, 23 Februari 2026 19:31 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2026/02/_5204_Selamatkan-Anak--Kawanan-Gajah-di-Siak-Amuk-Mes-Pekerja-Arara-Abadi.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Anak gajah yang terjebak di dalam septictank berhasil dievakuasi dan dikembalikan ke induknya.(Foto: ist)
kabarmelayu.comSIAK – Mengamuknya 11 ekor gajah di wilayah Minas, Desa Rantau Bertuah, Kabupaten Siak, dipicu seekor anak gajah yang terperosok ke dalam septic tank di sekitar permukiman warga.

Bupati Siak, Dr. Afni Zulkifli, mengatakan, bahwa kawanan gajah selama ini tidak pernah mengganggu warga dan hanya melintas di kawasan itu.

"Gajah ini sebenarnya tidak pernah mengganggu. Biasanya hanya lewat saja. Kali ini mereka mengamuk karena anaknya terperosok ke dalam septic tank," ujar Afni, Ahad (22/2/2026) petang.

Menurut Afni, anak gajah berusia sekitar satu bulan itu terjebak di dalam lubang septic tank sehingga memicu kepanikan kawanan. Induk dan kelompoknya diduga berupaya menolong, namun tidak berhasil, sehingga situasi menjadi tidak terkendali.

Afni menjelaskan, proses evakuasi dilakukan melalui kerja sama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA), perangkat daerah, serta unsur TNI dan Polri. Setelah upaya penyelamatan, anak gajah akhirnya berhasil dikeluarkan dalam kondisi selamat.

"Alhamdulillah, berkat kerja sama semua pihak, anak gajah bisa dikeluarkan dan langsung dikembalikan ke kawanannya," kata mantan wartawan itu.

Saat anak gajah dikembalikan, kata Afni, kawanan gajah tampak menunggu di sekitar lokasi. Begitu anak gajah berhasil dievakuasi, induknya langsung mendekat dan melindungi anaknya sebelum kembali bergerak bersama kelompoknya.

Peristiwa ini menjadi pelajaran penting tentang kuatnya insting perlindungan pada satwa liar.

"Gajah juga punya naluri seperti seorang ibu manusia yang melindungi anaknya. Mereka mengamuk karena tidak tahu cara mengeluarkan anaknya dari septic tank," ujar Afni.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta memastikan fasilitas seperti septic tank tertutup rapat guna mencegah kejadian serupa terulang.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 11 ekor gajah sumatra mengamuk di mes karyawan PT Arara Abadi yang berada di Desa Rantau Bertuah, Kabupaten Siak, Ahad (22/2/2026) pagi.

Akibat kejadian itu, lima petak rumah karyawan dilaporkan hancur. Sejumlah sepeda motor milik karyawan juga diamuk hingga rusak berat.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Bulan Vaksinasi Rabies, Dinas PKH Riau Siapkan Vaksin Gratis

Peristiwa

Mencuci di Sungai, Perempuan Suku Akit Tewas Diserang Buaya

Peristiwa

Harapan Baru Konservasi, Kapolda Riau Namai Anak Gajah Tesso Nilo "Nona Seroja"

Peristiwa

BBKSDA Riau Pasang Box Trap di Lokasi Kemunculan Beruang Madu Pelalawan

Peristiwa

Belasan Gajah Liar Dewasa Masuk Perkebunan Warga Muara Fajar

Peristiwa

Januari hingga April 2026, DPKP Pekanbaru Evakuasi 214 Ular, Mulai Piton hingga Kobra