Suami di Inhil Selamatkan Istrinya dari Serangan Buaya

Redaksi - Senin, 19 Januari 2026 19:58 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2026/01/_9085_Suami-di-Inhil-Selamatkan-Istrinya-dari-Serangan-Buaya.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Ilustrasi.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comPEKANBARU- Seorang nenek bernama Salasiah (65) menjadi korban serangan buaya saat sedang mencuci di sungai belakang rumahnya, Parit Ogok, Desa Kelurahan Sungai Dusun, Kecamatan Batang Tuaka, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Sabtu (17/1/26) sore.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, korban tengah beraktivitas di tepi sungai. Tanpa diduga, seekor buaya muncul dan langsung menerkam tangan kiri korban.

Kejadian ini disaksikan suaminya yang saat itu juga sedang mandi di tepian aliran sungai. Mendapat serangan buaya yang tiba-tiba, korban berteriak meminta tolong. Saat itu korban sempat diseret sang predator ke tengah sungai.

Suami korban yang sigap langsung terjun memberikan pertolongan. Sejumlah warga di sekitaran sungai yang juga biasa mandi di bantaran sungai sore itu turut memberikan pertolongan melawan buaya yang terus menggigit korban.

Sang suami yang berhasil meraih dan memeluk Sarasiah, langsung memberikan perlawanan dengan menendang buaya itu. Warga yang berada di sekitar pun turut menolong. Korban berhasil selamat dan dibawa ke darat.

Sedangkan buaya sepanjang tiga meter yang menyerang Sarasiah menghilang setelah melepaskan gigitannya.

Suami korban dan warga selanjutnya membawa korban Sarasiah ke RSUD Puri Husada untuk mendapatkan perawatan medis.

Korban diketahui mengalami patah tulang di bagian lengan akibat gigitan buaya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Junaidy, membenarkan kejadian tersebut. Sejumlah personel DPKP juga sudah diterjunkan ke lokasi kejadian untuk menyisir buaya tersebut.

"Kita sudah menerima laporan, anggota kita sebanyak empat orang juga langsung bergerak menyisir ke lokasi mencari buaya yang menyerang warga," kata Junaidy.

Penyisiran hari itu dilakukan hingga pukul 19.05 WIB, namun buaya belum ditemukan.

"Kami mengimbau masyarakat yang tinggal di bantaran sungai agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di perairan," ungkap Junaidy.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Beruang Berkeliaran di Permukiman Warga Kerumutan

Peristiwa

Bangkai Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Bakau Mandah Inhil

Peristiwa

Dunia Konservasi Berduka, Diego Mati di PLG Minas Riau

Peristiwa

Ngeri! Nelayan Inhil di Inhil Selamat dari Terkaman Buaya, Bertahan 6 Jam di Atas Pohon

Peristiwa

Buaya Terkam Warga di Sungai Sendewo Meranti

Peristiwa

Info Kemunculan Harimau di Pasir Putih Kampar Dipastikan Hoaks