Bupati Aceh Utara: Rakyat Saya Kelaparan, Jenazah Belum Diambil, Tolong Dibantu

Redaksi - Kamis, 04 Desember 2025 20:50 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2025/12/_5306_Bupati-Aceh-Utara--Rakyat-Saya-Kelaparan--Jenazah-Belum-Diambil--Tolong-Dibantu.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Bupati Aceh Utara, Provinsi Aceh, Ismail A Jalil dalam evaluasi penanganan banjir Aceh Utara, Rabu (3/12/2025) di Posko Utama Banjir Aceh Utara.(KOMPAS.COM/MASRIADI SAMBO)
kabarmelayu.comJAKARTA - Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, meminta Presiden RI Prabowo Subianto untuk segera memberikan bantuan dalam penanganan banjir yang melanda Kabupaten Aceh Utara.

Hingga hari ke-12 sejak banjir melanda, belum ada satu pun pejabat menteri dari Kabinet Merah Putih yang datang ke daerah tersebut. Banjir parah, korban meninggal terus bertambah.

Banjir yang melanda Aceh Utara telah menewaskan 121 orang dan 109 orang lainnya dilaporkan hilang per Rabu (3/12/2025) pukul 12.00 WIB.

"Kami mohon pusat dan seluruh rakyat Indonesia bantu Aceh Utara. Pusat selain Basarnas belum hadir ke Aceh Utara. Rakyat sayakelaparan, jenazah rakyatsaya belum diambil, tolong dibantu," ujar Bupati Ismail dengan nada emosional.

Ia menyatakan bahwa ia tidak mengerti mengapa belum ada pejabat pusat yang datang untuk melihat kondisi di lapangan.

"Apakah pejabat pusat tidak tahu? Lalu ada pejabat pusat yang menyatakan banjir tidak parah. Saya emosional, tolong bantu kami. Jangan biarkan rakyat kami mati kelaparan," ungkapnya.

Keterbatasan dana dan infrastrukturIsmail juga menekankan bahwa dana darurat yang tersedia sangat terbatas dan telah habis digunakan untuk membeli bahan bantuan.

"Rakyat saya tinggal baju di badan. Mereka kehilangan rumah, harta, dan benda. Sekarang sudah bertambah sakit-sakitan. Saya sudah kerahkan semua kekuatan daerah, namun tidak mampu menjangkau seluasnya wilayah ini," tambahnya.

Banjir di Aceh Utara dimulai pada 22 November 2025, dengan beberapa titik masih terisolasi dan sulit dijangkau hingga kini. Sementara itu, banjir di kabupaten lainnya baru terjadi pada 26 November 2025.

Permintaan bantuan helikopter untuk distribusi bantuanBupati Aceh Utara mengungkapkan bahwa ia telah meminta bantuan helikopter untuk mendistribusikan bantuan ke daerah pedalaman. Namun, hingga Rabu (3/12/2025), permintaan tersebut belum terealisasi.

"Saya minta helikopter, buat distribusi bantuan ke pedalaman, ke pelosok Langkahan dan daerah lainnya. Tidak ada juga. Hari ini katanya akan ada distribusi lewat helikopter ke Langkahan," kata Ismail, yang akrab disapa Ayahwa, dalam evaluasi penanganan banjir Aceh Utara.

Distribusi bantuan dengan helikopterKoordinator BNPB untuk Kabupaten Aceh Utara, Robi, memastikan bahwa distribusi bantuan menggunakan helikopter sudah masuk dalam agenda operasi.

"Hari ini sudah terjadwal dalam operasi BNPB dari Banda Aceh. Untuk Aceh Utara ada dua titik distribusi bantuan. Soal jadwal disesuaikan dengan rute helikopter," jelas Robi.

Diberitakan sebelumnya, bantuan presiden untuk korban bencana alam di Aceh dan Sumatera sudah dilakukan sejak Senin (1/12/2025).

Bantuan tersebut dilepas Menteri Koordinator (Menko) Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), didampingi Menteri Transmigrasi (Menstrans) M Iftitah Sulaiman Suryanegara di Pelabuhan Belawan Medan, Sumut, Senin.

Bantuan terdiri dari 40 ton beras dari Kementrans, dan 10 ton dari Kemensos.

Bantuan presiden untuk korban bencana banjir SumateraSehari sebelumnya, AHY dan Mentrans juga melepas bantuan presiden sebanyak 1 ton yang didistribusikan menggunakan helicopter TNI Cracal ke Kawasan transmigrasi Samar Kilang, Kabupaten Bener Meriah.

Presiden Prabowo sendiri juga sudah menyambangi lokasi banjir di Aceh, usai meninjau banjir di Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Senin (1/12/2025) pagi.

Berdasarkan tayangan KompasTV, Prabwo bertolak ke wilayah tersebut dari Bandara Sisimangaraja XII, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumut.

"Saya ke Aceh, ke Medan, dan ke Aceh," kata Prabowo dalam pernyataannya usai meninjau Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, menuju ke Aceh, dikutip dari siaran Kompas TV, Senin (1/12/2025).

Dalam kunjungannya ke Tapteng, Prabowo memastikan akan mengirimkan bahan bakar minyak (BBM) ke lokasi bencana banjir bandang dan tanah longsor di Pulau Sumatera.

Sejumlah layanan imbuhnya juga akan dipulihkan perlahan-lahan, termasuk listrik.

"Kita sekarang prioritas bagaimana bisa segera kirim bantuan-bantuan yang diperlukan, terutama BBM yang sangat penting. Listrik sebentar lagi saya kira bisa dibuka semuanya. Ada berapa desa yang terisolasi, Insha Allah bisa kita tembus," ucap dia, dilansir Kompas.com, Senin.(SUMBER)


Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Bupati Bengkalis Sampaikan Duka Cita Atas Wafatnya Hj. Umi Kalsum

Peristiwa

Sekolah Rakyat Kuansing Rampung Tahun Ini

Peristiwa

Serahkan SK PPPK Paruh Waktu, Bupati Bengkalis Tegaskan Disiplin, Integritas, dan Evaluasi Kinerja Triwulanan

Peristiwa

UPT SMP Negeri 4 Siak Hulu Gelar Kegiatan Sosial Peduli Bencana Sumatera

Peristiwa

Menko Polkam Kirim Bantuan Darurat untuk Korban Bencana Banjir Aceh Tamiang

Peristiwa

TNI Kembali Kirim Bantuan Dengan Metode Airdrop untuk Warga Terisolasi Akibat Banjir di Aceh Tamiang