Buaya Super Jumbo yang Ditangkap Warga di Reteh Inhil Dievakuasi ke Tembilahan

Redaksi - Minggu, 02 November 2025 19:59 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2025/11/_8891_Buaya-Super-Jumbo-yang-Ditangkap-Warga-di-Reteh-Inhil-Dievakuasi-ke-Tembilahan.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Buaya sepanjang 5,7 meter yang akan dievakuasi dari Reteh ke kandang sementara di Tembilahan.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comINHIL - Penangkapan buaya muara berukuran super besar di Desa Sungai Undan, Kecamatan Reteh, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), ternyata merupakan buaya terbesar yang pernah ditangkap di Kabupaten Inhil. Kini predator tersebut telah dievakuasi ke kandang sementara di Tembilahan.

Proses evakuasi sang raja sungai itu berlangsung dramatis dan cukup memakan waktu. Kini buaya itu ditempatkan di kawasan Kantor Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Inhil, Jalan SKB, Kota Tembilahan.

Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Inhil, Junaidi mengungkapkan, untuk mengangkat buaya berukuran 5,7 meter (sebelumnya diberitakan 7 meter) itu, butuh tenaga belasan pria dewasa. Sang predator diangkut melalui jalur darat menggunakan mobil double cabin.

Panjang buaya itu sendiri melebihi melebihi ukuran bak mobil yang mengangkutnya. Sebelum diangkut, petugas memastikan mulut, kaki dan ekor buaya dalam kondisi terikat dengan aman guna menghindari hal-hal yang tak diinginkan.

Sedangkan perjalanan dari Sungai Undan Kecamatan Reteh ke Tembilahan sendiri memakan waktu hingga sembilan jam. Di mana mobil pengangkut memulai perjalanan sejak pukul 09.00 WIB dan tiba di lokasi penangkaransementara pukul 18.30 WIB.

"Selama perjalanan, protap dijalankan dengan ketat. Satwa itu terus disiram air untuk menjaga suhu tubuhnya tetap lembab dan menghindari masalah kesehatan pada satwa tersebut,' ujar Junaidi, Ahad (2/11/2025).

Tantangan membawa satwa ganas ini tak sampai di situ saja, setibanya di lokasi sementara, petugas juga harus menurunkan buaya dari mobil. Dengan sangat hati-hati, petugas menambah ikatan tali di tubuh buaya itu.

Hasil pengukuran akurat, diketahui panjang tubuh buaya tersebut 5,7 meter dengan lingkar perut 2 meter dengan berat perkiraan mencapai 1 ton.

Penangkapan buaya berukuran super besar ini tercatat sebagai salah satu yang terbesar di Inhil. Sebelumnya, pada 2021 petugas menangkap buaya berukuran 4,7 meter di Desa Sialang. Buaya berukuran besar dengan panjang 5,20 meter juga pernah ditangkap pada tahun 2022 lalu di Sungai Piyai.

Bahkan pada Oktober 2025, Damkar Inhil juga berhasil menangkap tiga ekor buaya lainnya dengan ukuran bervariasi, antara 2 hingga 3 meter di beberapa lokasi berbeda.

Kondisi geografis Kabupaten Inhil yang didominasi sungai, rawa dan hutan mangrove, menjadi habitat alami buaya. Fenomena kemunculan buaya kerap terlihat di akhir dan awal tahun, di mana saat itu merupakan waktu terjadinya musim pasang besar.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Januari hingga April 2026, DPKP Pekanbaru Evakuasi 214 Ular, Mulai Piton hingga Kobra

Peristiwa

Penampakan Harimau Sumatera di Duri Field, BBKSDA Riau Sisir Area PHR

Peristiwa

Diterkam Buaya, Warga Batang Sungai Inhil Ditemukan Tewas

Peristiwa

Mangsa Kucing, Ular Piton 6 Meter Ditangkap di Tembilahan

Peristiwa

Mangsa Ternak Warga, Anak Harimau Sumatera di Pulau Muda Pelalawan Masuk Perangkap

Peristiwa

Kejati Riau Terima SPDP Kasus Pembunuhan Gajah Pelalawan