Nelayan di Rohil Hilang Diterkam Buaya

Redaksi - Selasa, 29 Juli 2025 12:45 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2025/07/_6844_Nelayan-di-Rohil-Hilang-Diterkam-Buaya.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Tim melakukan penyisiran sungai untuk menemukan korban.(Foto: Ist)
kabarmelayu.comPEKANBARU - Seorang nelayan bernama Tarmisi alias Sari (39), dilaporkan hilang usai diterkam buaya di Sungai Rokan kawasan Batu 8, Kepenghuluan Labuhan Tangga Hilir, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, Selasa (29/7/2025). Korban dilaporkan hilang pada Sabtu (26/7) kemarin.

"Laporan hilangnya korban kami terima dari Ketua RT setempat, Nasrudi, pada pukul 17.20 WIB pada Sabtu kemarin tak lama setelah kejadian," kata Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Pekanbaru berkoordinasi dengan tim Rescue Unit Siaga SAR Rokan Hilir beranggotakan enam personel, agar berangkat menuju lokasi kejadian.

Sebanyak enam personel SAR dikerahkan menggunakan Kapal KN 402 Rohil dan tiba di titik koordinat 2°4'11"N 100°50'46"E sekitar pukul 18.00 WIB.

Setibanya di lokasi, persisnya pada titik titik koordinat 2°4'11"N 100°50'46"E. Tim SAR langsung berkoordinasi dengan unsur terkait dan memulai proses pencarian serta penyisiran di area sekitar sungai, namun belum membuahkan hasil.

"Karena kondisi mulai gelap dan tidak memungkinkan, sekitar pukul 19.05 WIB pencarian dihentikan sementara dan akan dilanjutkan esok hari," ujar Budi.

Pencarian kembali dilanjutkan pada Ajad pagi (27/7/2025) pukul 07.00 WIB. Tim gabungan mengawali briefing dan melakukan penyisiran sepanjang 3 nautical mile (NM) ke arah hulu dan hilir sungai. Namun, hingga sore pukul 18.00 WIB, korban belum ditemukan.

Pada Senin (28/7/2025) tim gabungan kembali melakukan pencarian dengan cakupan penyisiran lebih luas, yakni sekitar 5 NM ke arah hilir sungai. Namun, hasil pencarian masih nihil.

Budi mengatakan, hingga hari ketiga ini, belum ada tanda-tanda keberadaan korban. Tim SAR bersama unsur gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, aparat desa, dan warga setempat, terus bekerja keras dalam pencarian, dengan harapan korban segera ditemukan.

"Hari ini tim gabungan kembali dikerahkan untuk menyisir lokasi sejauh 6 NM ke hulu dan hilir sungai, menggunakan perahu nelayan serta melakukan penyisiran darat di tepian sungai," jelas Budi.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Mancing, Tiga Remaja Terseret Ombak Pantai Senekip Bengkalis, Dua Meninggal Dunia

Peristiwa

Beruang Berkeliaran di Permukiman Warga Kerumutan

Peristiwa

Bangkai Paus 8 Meter Terdampar di Pantai Bakau Mandah Inhil

Peristiwa

Dunia Konservasi Berduka, Diego Mati di PLG Minas Riau

Peristiwa

Hari Kelima Pencarian 5 Jurnalis Anak Krakatau di Selat Sunda, Heli Dauphin Dikerahkan

Peristiwa

Ngeri! Nelayan Inhil di Inhil Selamat dari Terkaman Buaya, Bertahan 6 Jam di Atas Pohon