Soal Pokir Semenisasi Halaman Sekolah Diduga Asal Jadi di Kateman, Ini Penjelasan Kontraktor

Redaksi - Sabtu, 31 Mei 2025 16:17 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2025/05/_6523_Soal-Pokir-Semenisasi-Halaman-Sekolah-Diduga-Asal-Jadi-di-Kateman--Ini-Penjelasan-Kontraktor.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Halaman sekolah yang telah dilaksanakan semenisasi.(Foto: Me)
kabarmelayu.comINHIL – Proyek semenisasi halaman di salah satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), sempat menjadi sorotan karena hasil pengerjaannya.

Di mana, proyek senilai Rp130.500.000 yang berasal dari APBD Kabupaten Inhil melalui usulan Pokok Pikiran (Pokir) Dewan ini awalnya disebut dikerjakan diduga tidak sesuai spesifikasi.

AZ selaku pihak kontraktor pelaksana memberikan klarifikasi terkait sejumlah informasi yang beredar.

AZ menjelaskan pengerjaan semenisasi telah sesuai, dan begitu juga ketebelan semennya. "Pada saat awak media datang, pihak sekolah menimbun sabut di sekeliling halaman, jadi terkesan rata dengan tanah," jelasnya.

Kontraktor berinisial AZ juga menyampaikan bahwa terjadi kesalahpahaman dalam pernyataannya sebelumnya mengenai keterlibatan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Ia menegaskan bahwa kunjungan BPK tidak ada kaitannya dengan proyek semenisasi di SDN tersebut.

"Pernyataan saya waktu itu mungkin disalahartikan. Tidak benar bahwa BPK datang untuk proyek ini. Itu hanya miskomunikasi," ujar AZ.

Terkait papan nama sekolah yang sempat menjadi sorotan karena disebut dirusak dan tidak diganti, AZ menyatakan kesiapannya untuk segera memperbaiki dan membuat papan nama baru sebagai bentuk tanggung jawab.

"Kami akan segera buatkan kembali papan nama sekolah yang sempat rusak, sebagai bentuk komitmen kami untuk menyelesaikan tanggung jawab pekerjaan ini," imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala Sekolah menyatakan bahwa pekerjaan dilakukan oleh pihak kontraktor, bukan oleh wali murid seperti yang disebut AZ.

AZ menjelaskan bahwa murni warga yang kerjakan, apakah itu wali murid, ia tidak tahu pasti, yang jelas bukan pihak kontraktor yang secara langsung melaksanakan pekerjaan.

Kini, dengan klarifikasi ini, diharapkan tidak ada lagi kesalahpahaman terkait pelaksanaan proyek semenisasi Sekolah Dasar tersebut.(me)

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Pemerataan Infrastruktur, Semenisasi Jalan Lingkungan Pekanbaru Tahun Ini Ditargetkan Lebih dari 20 Kilometer