Heli TNI AU Pantau Banjir di Pelalawan

Redaksi - Rabu, 19 Maret 2025 17:58 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2025/03/_6895_Heli-TNI-AU-Pantau-Banjir-di-Pelalawan.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Banjir Pelalawan dari pantauan udara.(Foto: int)
PEKANBARU - Sebagai bentuk Kepedulian terhadap bencana banjir serta untuk mendukung operasi kemanusiaan. Rabu (19/3/25). Helikopter Super Puma H-3218 dari Skadron Udara 6 Lanud Atang Sanjaya dikerahkan untuk misi patroli udara memantau dampak banjir di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau. Dipimpin oleh Kapten Pnb Tian, helikopter tersebut juga menjalankan latihan rutin standby SAR (Search and Rescue) yang biasa dilakukan di Lanud Roesmin Nurjadin.

Banjir yang melanda Kabupaten Pelalawan sejak Senin, 17 Maret 2025, disebabkan oleh curah hujan tinggi yang mengakibatkan Sungai Kampar meluap. Ribuan rumah warga di berbagai desa terdampak, dengan ketinggian air bervariasi antara 30 hingga 100 cm. Beberapa fasilitas umum seperti jalan desa, sekolah, dan tempat ibadah juga mengalami dampak signifikan.

Patroli udara yang dilakukan oleh TNI AU bertujuan untuk memperoleh gambaran jelas mengenai situasi di lapangan, termasuk wilayah yang paling parah terdampak. Dari pemantauan udara, beberapa desa seperti Langgam, Tambak, dan Gondai mengalami genangan cukup tinggi, sementara Desa Kuala Terusan dan Rantau Baru menunjukkan kondisi yang lebih mengkhawatirkan dengan jumlah korban terdampak mencapai ribuan jiwa.

Selain membantu pemetaan daerah terdampak, tim juga berkoordinasi dengan BPBD, aparat setempat, dan relawan guna mempercepat distribusi bantuan serta evakuasi warga jika diperlukan. Hingga saat ini, belum ada laporan korban jiwa, namun kebutuhan mendesak seperti makanan, air bersih, dan obat-obatan semakin meningkat.

Misi patroli udara ini menjadi bagian dari upaya TNI AU dalam mendukung operasi kemanusiaan di daerah bencana. Danlanud Roesmin Nurjadin, Marsma TNI Feri Yunaldi, S.E., M.Han., menegaskan bahwa TNI AU akan terus bersiaga dan siap membantu pemerintah daerah dalam menangani dampak bencana dengan cepat dan tepat.

"TNI AU berkomitmen untuk hadir dalam setiap situasi darurat guna membantu masyarakat. Kami terus memantau perkembangan situasi, berkoordinasi dengan instansi terkait, dan siap mengerahkan personel serta alutsista untuk mendukung operasi kemanusiaan. Semoga upaya ini dapat meringankan beban warga yang terdampak," ujar Danlanud.

Dengan kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan dalam beberapa hari ke depan, tim SAR dan berbagai instansi terkait terus memantau situasi serta mengantisipasi kemungkinan banjir susulan. Bantuan serta koordinasi lintas sektor diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan dan meringankan beban masyarakat terdampak.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Taekwondo Indonesia Loloskan 3 Atlet ke Asian Games Nagoya 2026, Siap Tantang Raksasa Asia

Peristiwa

Tambah Kekuatan Penanganan Karhutla, Satu Heli Water Bombing BNPB Mendarat di Riau

Peristiwa

Api Muncul di Tiga Daerah, Helikopter Dikerahkan Padamkan Karhutla di Riau

Peristiwa

Raih Juara 2, Koramil 05/RM Turut Meriahkan Futsal Cup 2026 Polsek Rimba Melintang

Peristiwa

526 Rumah dan Fasum di Kuansing Terdampak Banjir

Peristiwa

Curah Hujan di Pekanbaru Tinggi, Pemko Maksimalkan Penanganan Banjir