Jalintim Km 83 Masih Buka Tutup Timbulkan Antrean Panjang

Redaksi - Sabtu, 15 Maret 2025 06:53 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2025/03/_316_Jalintim-Km-83-Masih-Buka-Tutup-Timbulkan-Antrean-Panjang.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Banjir di Km 83 Jalintim Pelalawan yang menimbulkan antrean panjang. (Foto: Ist)
kabarmelayu.comPEKANBARU- Banjir yang melanda Jalan Lintas Timur (Jalintim) Kilometer 83, Desa Kemang, Kecamatan Pangkalan Kuras, Kabupaten Pelalawan semakin parah. Pada Jumat (14/3/2025), ketinggian air tercatat mencapai 56 cm, meningkat dari hari sebelumnya.

Kondisi ini menyebabkan arus lalu lintas terganggu dan memaksa pihak berwenang untuk terus memberlakukan sistem buka tutup.

Kapolsek Pangkalan Kuras, AKP Sohermansyah menjelaskan, banjir ini disebabkan oleh luapan Sungai Kampar yang dipicu oleh curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir. Pembukaan pintu air PLTA Koto Panjang juga berkontribusi pada peningkatan volume air yang membanjiri wilayah tersebut.

Sistem buka tutup diberlakukan untuk mengurangi risiko kecelakaan bagi pengendara. Namun, kondisi ini menyebabkan antrean panjang kendaraan di beberapa titik, terutama kendaraan besar yang membutuhkan kehati-hatian ekstra saat melintas.

"Kami mengimbau kendaraan roda empat dengan ground clearance rendah serta kendaraan roda dua untuk tidak melewati jalur ini demi menghindari potensi mogok dan kecelakaan," tambah AKP Sohermansyah.

Pemkab Pelalawan telah mengambil langkah tanggap darurat dengan menyediakan dua unit truk fuso untuk membantu pengendara roda dua yang kesulitan melintasi banjir.

Truk pertama, milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pelalawan dengan Nomor Polisi (Nopol) BM 8049 C, dan truk kedua, bernopol BM 8216 IU milik perusahaan. Kedua truk ini mampu mengangkut hingga 25 sepeda motor dalam sekali jalan.

Petugas gabungan dari kepolisian, TNI, BPBD, dan instansi terkait lainnya terus disiagakan di lokasi untuk mengatur lalu lintas dan memberikan bantuan kepada masyarakat. Mereka juga memantau perkembangan ketinggian air dan kondisi jalan secara berkala.

AKP Sohermansyah mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, terutama sopir kendaraan besar, untuk mematuhi arahan petugas di lapangan. Disiplin dalam berlalu lintas sangat penting untuk mengurangi antrean dan memperlancar arus kendaraan.

"Masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk terus mengikuti perkembangan informasi dari pihak berwenang dan mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama," tandasnya.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Pekanbaru Masih Dibelit Persoalan Banjir, Ini Kata Wawako Markarius

Peristiwa

Sepanjang 900 Kilometer Drainase di Pekanbaru Dinormalisasi Tahun Ini

Peristiwa

Elevasi Waduk PLTA Koto Panjang Naik Tipis Malam Ini, di Hilir Terjadi Kenaikan Permukaan Air Sungai Kampar

Peristiwa

Tembilahan Dilanda Banjir Rob

Peristiwa

Hujan Seharian, Wako Agung Nugroho Tinjau Lokasi Rawan Banjir di Pekanbaru

Peristiwa

Atasi Banjir, 10 Danau Unri di Binawidya Dijadikan Embung