PEKANBARU- kabarmelayu.com - Yunaldi, SH, kuasa hukum Tehenasokhi Bulolo, korban pengeroyokan mendesak pihak kepolisian agar segera menangkap AKN yang diduga pelaku.
AKN, warga Jalan Binjai, Kelurahan Sail, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru dilaporkan korban ke Polsek Tenayan Raya karena diduga telah mengeroyok korban.
Yunaldi menyebutkan, peristiwa ini berawal ketika pada Minggu (1/1/2017) malam sekitar pukul 23.30 WIB korban bersama empat kerabatnya, Tehenasokhi Bulolo (37), Nurdin (27), Sekija Nolo Nduru (33) dan Yaso Zanolo (36) datang ke rumah pelaku di Jalan Binjai, Kelurahan Sail, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.
Maksud kedatangan korban dan kerabatnya ingin berunding soal anak mereka yang berpacaran dan sudah beberapa hari tidak pulang kerumah.
Setibanya disana, korban dan pelaku mencari solusi tentang asmara anak mereka. Namun entah bagaimana, Ama Kesa Ndru yang didampingi keluarganya tiba-tiba emosi. Dan mengamuk memukul Tehenasokhi Bulolo.
Tak puas, pelaku kemudian memukul Tehenasokhi Bulolo sehingga mengalami luka dibagian bibir dan berdarah serta memar di kepala. Nurdin luka sobek kepala bagian belakang sebelah kiri dan mengeluarkan darah, Sekija Nolo Nduru dan Yaso Zanolo juga tak luput dari amuk pelaku.
Kejadian ini kemudian dilaporkan korban ke Polsek Tenayan Raya dengan nomor laporan:STPL/02/I/2017/Riau/Polresta PKU/sektor Tenayan Raya, 2 Januari 2017 lalu.
Namun, sampai saat ini pelaku masih belum ditangkap. Hal ini menjadi tanda tanya kuasa hukum korban, Yunaldi. Yunaldi mendesak pihak kepolisian agar segera menangkap pelaku.
"Pelaku pengeroyakan ini harus ditangkap, kenapa masih dibiarkan bebas berkeliaran. Sudah jelas Korban Tahenasokhi Bulolo dan 3 saudaranya babak belur,dianiaya, dan satu lagi kritis," kata Yunaldi kepada kabarmelayu.com, Kamis (4/1/17). (rima)