Reuni 411 di Patung Kuda, Massa Minta Adili Jokowi dan Tangkap Fufufafa

Redaksi - Senin, 04 November 2024 15:32 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2024/11/_4587_Reuni-411-di-Patung-Kuda--Massa-Minta-Adili-Jokowi-dan-Tangkap-Fufufafa.png): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Massa aksi reuni 411 di kawasan Patung Kuda.(Foto: Tempo)
JAKARTA - Massa Aksi 411 memadati kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat (Jakpus), Senin (4/11/2024). Aksi yang digelar oleh berbagai organisasi masyarakat (ormas), seperti Forum Persaudaraan Islam (FPI) itu meminta aparat penegak hukum untuk mengadili Jokowi dan menangkap pemilik akun Fufufafa.

Dilansir daariRepublika.co.id, massa aksi lebih dulu berkumpul di kawasan Masjid Istiqlal pada Senin siang. Setelah berkumpul, massa aksi kemudian melakukanlong marchdari Masjid Istiqlal ke kawasan Patung Kuda.

Setidaknya, terdapat ratusan orang yang ikut dalam aksi tersebut. Mereka membawa atribut berupa bendera, spanduk, hingga selebaran, bertuliskan "Adili Jokowi dan Tangkap Fufufafa".

Massa aksi itu tiba di kawasan Patung Kuda pada sekitar pukul 14.42 WIB. Sesampainya di kawasan Patung Kuda, massa aksi bersama-sama melakukan rawatib.

Sebelumnya, Kapolres Metro JakpusKombes Susatyo Purnomo Condromengatakan, pihaknya telah mengerahkan sebanyak 1.994 personel gabungan guna mengamankan aksi 411. "Pengamanan Aksi Reuni 411 dari ormas Islam dan lain-lain yang bergerak dari Masjid Istiqlal, Istana Negara, dan sekitarnya, kami melibatkan sejumlah 1.994 personel gabungan," kata Susatyo.

Polisi memfokuskan pengamanan di kawasan silang Monas Barat Daya sebanyak 450 personel, di sekitaran Jalan Medan Merdeka Barat 342 personel, kawasan Istana Negara 283 personel, dan di depan Gedung Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) 184 personel. Sedangkan penutupan atau pengalihan arus lalu lintas di sekitar bundaran Patung Kuda Monas, dan beberapa lokasi lain bersifat situasional.

Susatyo menyebut, rekayasa arus lalu lintas akan diberlakukan melihat perkembangan dinamika situasi di lapangan. "Apabila jumlah massanya tidak banyak, lalu lintas normal seperti biasa. Kita lihat nanti jumlah massanya, bila nanti di sekitaran bundaran Patung Kuda Monas itu massanya cukup banyak dan eskalasi meningkat, maka arus lintas yang akan mengarah ke depan dialihkan," ujar Susatyo.

Editor
: Redaksi

Tag:

Berita Terkait

Peristiwa

Aktivis Beraksi, Desak Kejaksaan Usut PT Agrinas

Peristiwa

Mahasiswa Jadi Korban Demo, Kapolda Riau Pastikan Bertanggung Jawab

Peristiwa

Elemen Masyarakat Demo di Mapolda Sumut, Desak Copot Kapolres Nias

Peristiwa

Musda VI Demokrat Riau Besok, Agung Nugroho Calon Tunggal

Peristiwa

Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin

Peristiwa

Terima Aspirasi DPW NasDem Riau, PWI Dorong Penyelesaian Sesuai Mekanisme Pers