Di era digital saat ini, para penipu investasi kian merajalela di media sosial Telegram dengan skema
misi berbayar, yakni membagikan sejumlah uang melalui modus like konten Tiktok atau vidio.com.
Modus penipuan yang dioperasikan wanita-wanita cantik di aplikasi Telegram ini bahkan mengatasnamakan platform belanja online terdepan seperti Shopee, Traveloka dan atau platform E-commerce lainnya.
Bagaimana Penipu Menjerat Para Korban?
Penipu memberikan updates Grup Telegram setiap hari tentang misi berbayar yang menjanjikan sejumlah uang atau komisi pada calon korban.
Para admin wanita cantik akan mengarahkan korban untuk like konten Tiktok atau vidio.com dan install aplikasi serupa trading forex.
Setelah tugas selesai dalam waktu singkat saldo korban akan bertambah. Admin kembali mengingatkan Misi selanjutnya yang akan tayang di grup Telegram.
Korban yang tergiur dengan hal ini memang mendapatkan imbalan berupa sejumlah uang nominal tertentu, atau dalam bentuk hadiah lainnya.
Kemudian, penipu mengiming-imingi korban untuk meraih hadiah lebih besar dengan membayar atau transfer deposit sejumlah uang dengan kelipatan tertentu, lagi, lagi, dan lagi hingga tanpa sadar saldo di rekening korban kandas terkuras.
Mungkin sudah jutaan korban yang tergiur dengan misi berbayar ini. Bisa jadi kamu target korban selanjutnya, Waspadalah!