PEKANBARU, riaueditor.com - Ratusan warga masyarakat RW O2 Kelurahan Industri Tenayan melakukan gotong royong (Goro) akbar menebas belukar pada ujung
jalan 45 sepanjang 300 meter agar
tembus ke
jalan Matoa, Minggu (28/7/2024).
Gotong royong akbar ini merupakan kerja sama masyarakat RW 02 kelurahan Industri Tenayan Kecamatan Tenayan Raya Kota Pekanbaru dengan perusahaan yang ada di wilayah kelurahan Industri Tenayan seperti PLTU dan PLTG, PTMP, PT Tri Perkasa.
Ketua RW 02, Syafari, SAg dalam keterangannya kepada media ini berharap kepada Pemerintah Kota Pekanbaru untuk menganggarkan penimbunan dan sirtu jalan 45 sepanjang lebih kurang 300 meter pada APBD Perubahan tahun 2024 agar bisa dilalui kendaraan roda 4.
"Dengan
goro membersihkan
jalan 45 yang ini, kami berharap yang terhormat bapak Pj Walikota Pekanbaru dan jajarannya Dinas PUPR Kota Pekanbaru menimbun badan
jalan 45 sepanjang 300 meter
tembus ke
jalan Matoa, agar pada akhir tahun 2024 masyarakat Kota Pekanbaru khususnya kelurahan Industri Tenayan bisa menggunakan akses
jalan tersebut menuju Kantor Lurah Industri Tenayan yang sedang dibangun," ungkap Syafari.
Sebelumnya, di masa Sekdako Indra Pomi menjabat Kepala Dinas PUPR Kota Pekanbaru, lanjutan pembangunan jalan 45 Kelurahan Industri Tenayan sudah dianggarkan pada DAK Tahun 2021 dengan rigid pavement sepanjang 2.235 meter melintasi jalan Matoa dengan kontrak senilai Rp. 21.585.095.549,34.- yang dikerjakan PT. Cakrawala Monica Abadi. Namun patut disayangkan hanya tuntas dikerjakan sepanjang kurang lebih 1.465 meter.(har)