Astaga, Basir Ditemukan Tewas Tertindih Meja

Harijal - Selasa, 27 Desember 2016 21:10 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2016/12/3df7c3122016_dosenstaitembilahan.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
goriau.com
Seorang dosen di STAI Auliaurrasyidin Tembilahan bernama Basir ditemukan sudah tidak bernyawa di rumahnya yang terletak di Gang Samarinda 3, Jalan Saptamarga, Tembilahan Hulu, Selasa (27/12/2016).

TEMBILAHAN, kabarmelayu.com - Seorang dosen di STAI Auliaurrasyidin Tembilahan bernama Basir ditemukan sudah tidak bernyawa di rumahnya yang terletak di Gang Samarinda 3, Jalan Saptamarga, Tembilahan Hulu, Selasa (27/12/2016).

Pria 36 tahun itu ditemukan dalam posisi tertelungkup dan tertindih sebuah meja.

Penemuan dosen yang berasal dari Desa Benteng Utara, Kecamatan Sungai Batang, dimana sekira pukul 10.00 WIB, personel Polsek Tembilahan Hulu mendapat Informasi dari masyarakat bahwa rumah korban sudah dua hari dalam keadaan terkunci dan setelah diintip dari jendela samping, terlihat kaki korban yang tidak bergerak lagi.

Berdasarkan Informasi tersebut, Kapolsek Tembilahan Hulu, memerintahkan Personel Polsek Tembilahan Hulu untuk mendatangi TKP dan ketika sampai di TKP, petugas menemukan pintu rumah korban dalam keadaan terkunci.

Kemudian Personil Polsek Tembilahan Hulu bersama dengan Ketua RT dan masyarakat mendobrak pintu rumah korban dan setelah masuk ke rumah, korban ditemukan sudah meninggal dunia dalam posisi telungkup di bawah meja memakai celana kain berwarna hitam tanpa baju dengan tangan memegang kabel listrik.

Atas penemuan mayat tersebut, setelah pihak Polsek Tembilahan Hulu berkoordinasi dengan Polres Inhil dilakukan olah TKP terhadap mayat itu dan selanjutnya mayat dievakuasi menggunakan mobil ambulance menuju RSUD Puri Husada Tembilahan untuk dilakukan Visum Et Revertum.

Setelah dilakukan pemeriksaan yang dilakukan oleh Dokter RSUD Puri Husada Tembilahan, tidak ditemukannya tanda-tanda kekerasan terhadap korban. Korban diduga meninggal akibat tersengat aliran listrik.

Kepada GoRiau.com, PAUR Humas Polres Inhil, IPDA Heriman Putra mengatakan bahwa pihak Polsek Tembilahan Hulu telah menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga yang diterima oleh adik kandung korban.

''Pihak keluarga menyatakan bahwa mereka menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan kemudian membuat pernyataan bahwa keluarga tidak bersedia jenazah korban untuk diautopsi,'' jelas Heriman Putra.

 

 

(goriau.com)

Berita Terkait

Peristiwa

UPT SMP Negeri 1 Bangkinang Kota Gelar Upacara Hardiknas 2026

Peristiwa

Sambut HPN dan HUT PWI ke-80, PWI Riau Undang Wartawan dan Warga Ikut Donor Darah

Peristiwa

Plt Gubri Targetkan 85 Persen Pekerja Riau Terlindungi Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Peristiwa

Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin

Peristiwa

Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar

Peristiwa

Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu