Komisi IV DPRD Riau Didesak Evaluasi UPT-6 Dinas PUPR Riau

Harijal - Senin, 09 Oktober 2023 10:10 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2023/10/145440102023_untitled4.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Har/RE

PEKANBARU - Komisi IV DPRD Riau didesak segera mengevaluasi kinerja Kepala UPT 6 Dinas PUPRPKPP Provinsi Riau. Hal ini mengingat jalan-jalan di wilayah UPT 6 banyak yang berlubang dan rawan kecelakaan.

Harapan ini disampaikan Edy tokoh masyarakat Rokan Hulu yang turut mendampingi wartawan dalam investigasi kondisi jalan Provinsi di Simpang Kumu - Kototengah pada Sabtu (7/10/2023).

"Beliau ikut serta mendengarkan wawancara wartawan dengan masyarakat di setiap lubang yang ditemui pada ruas jalan provinsi Riau Simp Kumu - Kototengah, kabupaten Rokan Hulu," ujar Ketua Umum LSM Masyarakat Pendukung Pembangunan Riau, Haryanto kepada riaueditor.com.

Dalam investigasi awak media di lapangan dari pagi hingga sore hari, setidaknya ada 30 lobang yang berukuran besar, dengan lebar 50cm s/d 100cm di badan jalan dengan kedalaman lobang rata rata 20-30cm. 

"Ditambah pemandangan sepanjang bahu jalan rumput pimping sudah menutupi bahu jalan hingga ke pinggiran badan jalan," beber Hariyanto.

Hariyanto mengatakan, berdasarkan wawancara dengan masyarakat di sekitar lobang yang mengaga tersebut hampir setiap saat pengendara berjatuhan hingga cidera, "Lebih-lebih bila saat hujan lebat yang mana air menutupi permukaan badan jalan sehingga lobang jalan tidak terlihat oleh pengendara," jelasnya.

"Bila dihitung jalan yang berlobang di luar lobang yang besar  diperkirakan ratusan jumlahnya bahkan ada sebahagian yang sudah ditimbun dengan menggunakan aggregat kerikil," bebernya.

Lebih lanjut dikatakan Haryanto, pihaknya sudah menyampaikan persoalan yang ada di lapangan tersebut kepada Kepala UPT- VI Wilayah Rohul Ferry Yunan. 

Ferry Yunan mengaku pihaknya sudah melakukan survey untuk lokasi di ruas Sp Kumu - Kotatengah, memang banyak titik yang berlobang, karena keterbatasan anggaran maka titik prioritas yang akan dikerjakan pada 2023 ini.

"Pekerjaan swakelola untuk ruas tersebut akan dilakukan setelah pengesahan APBD-P 2023, sudah dianggarkan untuk ruas Sp Kumu - Kotatengah, selanjutnya akan dianggarkan kembali pada tahun 2024 untuk menuntaskan titik titik yang belum tertangani," ungkap Ferry Yunan.(har)

Berita Terkait

Peristiwa

Diduga Rp500 Juta untuk Cari Proyek Pemerintah, Kini Muncul Permintaan Rp1,3 Miliar

Peristiwa

Syiar Dakwah, Azwendi Fajri Dukung Penuh Bengkel Da'i

Peristiwa

Soal Konflik Lahan di Rupat, Pemkab Bengkalis Buka Audiensi dengan Masyarakat

Peristiwa

Kemendukbangga/BKKBN RI dan Komisi IX DPR RI Ajak Masyarakat Kampar Melek Isu Keluarga dan Stunting

Peristiwa

Legislator PKS Minta 30 Korporasi Karhutla Ditindak Tegas

Peristiwa

Ekosistem Kendaraan Listrik Didorong Tak Berhenti di Pabrik