FORWADIK Riau Kecam Tempat Hiburan di Depan Ponpes Babussalam

Harijal - Sabtu, 10 Desember 2022 19:04 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2022/12/94df0e122022_untitled2.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
istimewa/forwadikriau

PEKANBARU, kabarmelayu.com - Forum Wartawan Pendidikan (FORWADIK) Riau mengecam rencana akan dibukan sebuah tempat hiburan berbau “judi” di seberang Pondok Pesantren Babussalam, Jalan HR Subrantas, Panam, Pekanbaru. FORWADIK Riau meminta instansi terkait khususnya Pemko Pekanbaru mengkaji ulang pemberian ijin pada pihak pengusaha tempat hiburan tersebut.

Hal itu, dikatakan Munazlen Nazir, Ketua FORWADIK Riau yang baru dikukuhkan Kamis 8 Desember 2022, kepada media dalam konfrensi pers di salah satu kafe di Jalan Mangga, Sukajadi, Pekanbaru, Sabtu 10 Desember 2022.

“Memberi ijin tempat hiburan, apalagi ada ‘bau-bau judi’, adalah kesalahan, apalagi di depan sebuah tempat pendidikan, di depan sebuah pesantren terbesar di Pekanbaru, sudah tidak bisa dibenarkan. Kita meminta pihak terkait untuk mengkaji ulang, jika mereka telah diberi ijin. Jika belum, juga harus diberi sanksi tegas,” ungkap wartawati senior Riau itu.

Dijelaskan mantan pengurus PWI Riau dua periode ini, mereka di FORWADIK Riau banyak menerima masukan masyarakat, tentang adanya rencana pembukaan tempat hiburan di depan Pompes tersebut. Sebagai wartawan yang memiliki komitmen pada dunia pendidikan, khususnya peningkatan SDM Riau sedari dini dan dari semua aspek, FORWADIK Riau yang dipimpinnya, menurut Munazlen Nazir, patut mempertanyakan hal ini kepada pihak pemberi ijin, dan juga Pemko Pekanbaru.

“Kami akan mengirimkan surat mempertanyakan hal ini ke pihak terkait, khususnya pemberi ijin dan Pemko Pekanbaru. Saya tidak dapat membayangkan, jika hal itu menjadi kenyataan, ada tempat hiburan 'judi' di depan sebuah Ponpes yang sudah berdiri lebih dari 20 tahun di kota ini,” tegas Ilen, panggilan akrab Munazlen Nazir, pada media ini.

Ditambahkannya, keresahan berbagai pihak ini harusnya menjadi masukan bagi pihak Pemko Pekanbaru agar melakukan kajian sebelum memberi ijin operasional pada apapun dan siapapun, terlebih bagi tempat_tempat hiburan 'maksiat' seperti ini.

“Kami hanya akan menyurati, semoga ini bisa mengingatkan Pemko Pekanbaru, bahwa mendulang PAD besar tidak harus membabi buta, pikirkan juga kepentingan-kepentingan berbagai pihak. Jadi pemimpin itu harus berdiri di depan semua pihak bukan hanya segelintir kepentingan saja!” tandasnya. ***

Berita Terkait

Peristiwa

Pemda di Bawah Tekanan Fiskal, Dipastikan Tak Ada PHK PPPK di Riau

Peristiwa

DAS Empat Sungai Besar di Riau Kritis!

Peristiwa

Pelaku Usaha Diminta Perhatikan Buffer Zone Kawasan Industri

Peristiwa

Sempena HUT Riau ke-69, Pemprov Gelar Riau Bershalawat Bersama Habib Syech

Peristiwa

Mahasiswa dan Pelajar Jepang Belajar Konservasi Hutan Tropis di Tahura SSH

Peristiwa

Terima Lulusan IPDN Riau, Syahrial Abdi: Jaga Integritas, Optimalkan Pelayanan