Cerita Korban Selamat Gempa Cianjur, Tertimbun Reruntuhan Rumah Saat Zikir

Harijal - Rabu, 23 November 2022 09:24 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2022/11/aa6c9d112022_untitled1.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Reruntuhan bangunan di Cianjur setelah wilayah tersebut diguncang gempa magnitudo 5,6. (Liputan6.com/Achmad Sudarno)

CIANJUR _ Gempa berkekuatan magnitudo 5,6 di Cianjur, Jawa Barat, menyisakan berjuta kisah duka dari para korban. Cerita pilu mereka yang harus kehilangan anggota keluarga, teman dekat, hingga kerabat.

Cerita ribuan orang yang harus kehilangan rumah dan entah bagaimana kelangsungan hidup mereka setelahnya.

Namun, tak sedikit pula dari mereka yang mengucap syukur kendati rumah dan harta bendanya lenyap. Ya, mereka yang selamat keluar dari reruntuhan bangunan. Terlebih, mereka yang tak kehilangan satu pun anggota keluarga yang disayangi.

Aang Supardin (45),warga Kampung Senen, Desa Nyalindung, Kecamatan Cugenang, Cianjuryang berhasil lolos dari maut meski terkubur material bangunan rumahnya pada Senin (21/11/2022) siang.

"Alhamdulillah, saya selamat dari maut. Padahal waktu itu saya berfikir akan mati," ucap Aang, Selasa (22/11/2022).

Bapak tiga anak ini menceritakan kronologi kejadian gempa bumi yang meruntuhkan rumahnya hingga lolos dari maut.

Saat getaran gempa terasa pada pukul 13.21 WIB, Aan sedang berzikir usai menunaikan salat dzuhur di kamarnya. Sementara tiga anaknya sedang bermain di luar. Sedangkan istrinya Siti Nurjanah (35), duduk di teras samping rumahnya.

Bersamaan dengan guncangan gempa, atap dari beton dan dinding rumahnya ambruk. Reruntuhannya menimpa dia.

"Untungnya reruntuhan bangunan tidak langsung nimpa saya tapi kena lemari dulu, jadi saya ketahan lemari," ujarnya.

Ketika tertimpa lemari pakaian, ia masih sadar dan berdoa sambil berusaha mengirup udara bercampur debu. Saat itu, dia melihat ada cahaya yang masuk dari lubang.

"Waktu itu, saya berpikir bisa keluar mengikuti lubang itu," tutur Aang.

Ia pun akhirnya berjuang untuk keluar dari reruntuhan rumah. Aang menggerakkan tubuhnya perlahan mengikuti lubang seukuran badan itu.

"Saya pelan-pelan ngesot, terus dekatin lubang. Setiap ada puing kecil yang ngehalangin, saya geser pelan-pelan supaya enggak roboh," ucapnya.

Aang akhirnya berhasil mengeluarkan seluruh tubuhnya dari reruntuhan.

Sang Istri Berjuang Selamatkan Diri

Di waktu yang sama, Siti Nurjanah juga sedang berjuang untuk bisa keluar dari reruntuhan rumah. Saat rumahnya ambruk, sebagian tubuh Nurjanah tertimpa bangunan.

"Supaya bisa keluar, saya menggerak-gerakan tubuh kaya ular," ujar Nurjanah.

Beruntung luka yang dialami Nurjanah tidak begitu parah. Hanya luka ringan di pinggang dan kedua kakinya. Begitu juga Aang, hanya mengalami luka di kepala akibat tertimpa reruntuhan bangunan.

"Alhamdulillah, Allah masih sayang dan menjaga kami sehingga selamat dari maut," ucapnya bersyukur.

Aang dan Nurjanah tidak bisa membayangkan jika pasangan suami istri ini meninggal dunia di waktu yang sama. Ketiga anaknya yang masih kecil bakal jadi yatim piatu.

"Saya langsung mikir, ya Allah kami berdua meninggal anak saya siapa yang ngejaga, ngebimbing," ujarnya.

Saat ini, keluarga Aang tinggal di tenda darurat tepat di halaman rumahnya yang sudah rata dengan tanah.

(Liputan6.com)

Berita Terkait

Peristiwa

Musrenbang RKPD Riau 2027, DPRD: Tahun Depan Kembali Normal

Peristiwa

Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih

Peristiwa

Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief: Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM

Peristiwa

Kepsek SMAN Plus Riau Ingatkan Calon Peserta Didik Lulus SPMB Daftar Ulang Ulang 8-10 Mei 2026

Peristiwa

Tim Pelatnas Taekwondo Indonesia Sabet 4 Medali di British Taekwondo International Open 2026 Manchester, Inggris

Peristiwa

Ketua DPD PKS Kampar Titip Doa untuk Kemajuan Daerah Kepada Jamaah Haji