KSAL: Jenazah Pilot dan Kopilot Masih Terikat di Sabuk Pengaman Pesawat yang Jatuh

Harijal - Kamis, 08 September 2022 22:34 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2022/09/af59cf092022_untitled8.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
KSAL Laksamana TNI Yudo Margono meletakkan batu pertama pembangunan monumen kapal selam KRI Nanggala 402. (Dian Kurniawan/Liputan6.com)

JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Yudo Margono menyebut jenazah pilot dan kopilot pesawat G-36 Bonanza T-2503 yang jatuh di Selat Madura ditemukan masih berada di dalam pesawat.

Menurut Yudo, kedua prajurit TNI AL itu masih tersangkut di sabuk pengaman pesawat.

"Ya sudah semuanya jadi kondisinya kemarin sulit diangkat karena posisi terbalik, jenazah dua-duanya masih terpasang di kursi dan masih terikat seatbelt, sehingga baru tadi pagi diangkat semuanya," ujar Yudo dalam jumpa pers, Jakarta, Kamis (8/9/2022).

Beruntung keduanya kini sudah diangkat ke atas daratan. Begitu juga dengan bangkai pesawat sudah dievakuasi.

"Jadi dua personel pilot dan kopilot sudah diangkat dan bangkai pesawat sudah diangkat. Karena kita punya alat KRI yang bisa angkat beratnya pesawat yang ringan. Karena pesawat latih kami ringan, sehingga bisa diangkat," kata dia.

Tim SAR TNI Angkatan Laut (AL) berhasil menemukan pesawat G-36 Bonanza T-2503. Tim SAR juga sudah menemukan pilot dan kopilot pesawat jatuh tersebut.

KSAL Laksamana Yudo Margono menyebut dua prajurut TNI AL yang berada dalam pesawat tersebut ditemukan gugur dan masih berada dalam pesawat.

"Turut berduka cita atas gugurnya prajurit terbaik Angkatan Laut, yang mana tadi jam 10 telah ditemukan di kedalaman laut 14 meter, masih di dalam pesawat," ujar Yudo dalam jumpa pers, Kamis (8/9/2022).

Yudo menyebut, kedua prajurit TNI bernama Lettu Laut Judistira Eka Permady (pilot) dan Letda Laut Dendy Kresna Bakti Sabila (kopilot) akan dimakamkan di Taman Makam Bahagia Surabaya, Jawa Timur.

"Akan dimakamkan di Taman Makam Bahagia di Surabaya. Dan tentunya kami semua ikut turut berduka cita, berbela sungkawa mendalam, dan ini akan menjadi evaluasi kita, kami khususnya di Angkatan Laut dan evaluasi agar tidak terjadi lagi di kemudian hari," kata dia.

(sumber: Liputan6.com)

Berita Terkait

Peristiwa

Kecewa, Asri Auzar Tuding Bistamam Lupa Janji

Peristiwa

Polres Rohil Sita 483 Keping Kayu Olahan Diduga Hasil Ilog

Peristiwa

Perpusnas Akui Naskah Kuno Syair Perang Siak Sebagai IKON 2026

Peristiwa

Evaluasi BUMD Riau Diperketat

Peristiwa

Satgas PKH Taja Sosialisasi di Inhil, Tegaskan Fokus Penertiban Korporasi

Peristiwa

Gerakan Jumat Bersih, Sekda Inhil Gotong Royong Bersama di Area Islamic Center Tembilahan