25 Hektar Karhutla Terjadi di Rohul, Helikopter di Kerahkan

Harijal - Senin, 08 Agustus 2022 19:55 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2022/08/5bc00c082022_untitled2.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
re/ded

ROHUL, kabarmelayu.com - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Riau. 

Saat ini, karlahut terjadi di Desa Tanjung Medan, Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, Senin (8/8/2022).

Lokasi tersebut merupakan daerah perbukitan yang telah selesai di Imas tumbang.

Kepala pelaksana BPBD Rohul Zuljandri Rosa mengatakan bahwa pihaknya telah meminta helikopter untuk membantu memadamkan Karhutla.

"Dalam kegiatan pemadaman ini kami di bantu satu helikopter water bombing (pengeboman air). Untuk luas karhutla 25 Hektar," ucap Zuljandri Rosa.

Untuk mengatasi Karhutla semakin meluas di sana, tim gabungan yang terdiri dari TNI Polri bersama BPBD Rohul turun secara bersama-sama ke lokasi.

Sementara itu Kapolsek Rokan IV Koto AKP Yohannes Tindaon mengatakan, setelah digempur dari darat dan udara, titik api sebagian besar sudah padam.

"Dapat kami sampaikan, kita tim yang solid antara TNI Polri dan BPBD secara bersama-sama memadankan api,"

"Untuk saat ini api telah padam tetapi,di samping itu water bombing tetap melaksanakan kegiatan dari udara," kata AKP Yohannes Tindaon.

Dia juga menjelaskan, lokasi Karlahut telah di pasang garis polisi.

"Untuk pelaku masih kami selidiki. Saat ini, kami sudah memasang garis polisi di lokasi, tegasnya.

Ditempat yang sama, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 13/Rokan IV Koto Kodim 0313/KPR, Serda Febrianto mengatakan, pemadaman dari darat menggunakan pompa punggung sebanyak dua unit dan menggunakan ranting kayu.

"Tadi kami cukup kesulitan menjangkau titik api karena akses ke lokasi ekstrem,"

"Kami menghimbau kepada siapa saja agar tidak melakukan pembakaran jika ingin membuka lahan," himbau Serda Febrianto.(ded)

Berita Terkait

Peristiwa

RUU Kawasan Industri Jangan Hanya Bangun Kawasan, Harus Hasilkan Ekonomi Nyata

Peristiwa

Sambut HUT TNI Ke-81 Koramil 05/ RM Gelar Jalan Santai dan Senam Sehat

Peristiwa

Kecewa, Asri Auzar Tuding Bistamam Lupa Janji

Peristiwa

Polres Rohil Sita 483 Keping Kayu Olahan Diduga Hasil Ilog

Peristiwa

Perpusnas Akui Naskah Kuno Syair Perang Siak Sebagai IKON 2026

Peristiwa

Evaluasi BUMD Riau Diperketat