Inilah Bendungan Engehalde yang Berusia 113 tahun Tempat Eril Ditemukan

Harijal - Kamis, 09 Juni 2022 21:26 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2022/06/a87be2062022_untitled16.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Bendungan Engehalde sendiri dibangun pada tanggal 1 November 1909 yang juga berada di Sungai Aare (Wikipedia/Commons)

BERN - Bendungan Engehalde tempat Eril anak Ridwan Kamil ditemukan oleh kepolisian Swiss pada 8 Juni 2022 berusia sekitar 113 tahun.

Dalam situs rowing.ch disebutkan bahwa bendungan yang dibangun saat Perang Dunia itu pertama kali berdiri pada tanggal 1 November 1909.

Lokasi Bendungan Engehalde berada di jalan Stauwehrsteg, Wehrweg, 3014 Bern, Switzerland.

Polisi Swiss memastikan bahwa jenazah yang ditemukan di Bendungan Engehalde adalah anak Ridwan Kamil, yaitu Emmeril Khan Mumtadz.

Hal ini bisa dipastikan setelah dilakukan tes DNA oleh ahli forensik di Swiss. Duta Besar RI untuk Swiss menyampaikan informasi tersebut.

"Sesuai dengan prosedur yang berlaku, tim forensik segera melakukan identifikasi dan penyelusuran DNA untuk memastikan bahwa jenazah yang ditemukan tersebut adalah benar ananda Eril," ujar Dubes Muliaman Hadad dalam press briefing dari Bern, Kamis (9/6/2022) malam waktu Indonesia.

"Pada kamis 9 Juni 2022 siang waktu Swiss, pihak kepolisian Swiss menyampaikan konfirmasi hasil tes DNA bahwa jasad yang ditemukan kemarin adalah Emmeril Khan Mumtadz.'

KBRI Bern di Swiss menyatakan bahwa jenazah Emmeril Khan Mumtadz akan segera dipulangkan ke Tanah Air.

"Untuk selanjutnya KBRI Bern akan mendampingi pihak keluarga untuk proses pengurusan repatriasi. KBRI juga akan mengawali repatriasi hingga ananda Eril tiba di Indonesia, ujar Duta Besar Indonesia untuk Swiss Muliaman Hadad, dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (9/6/2022) malam waktu Indonesia.

"Kami memohon doa dan dukungan teman-teman media sekalian. Agar seluruh proses kepulangan saudara Eril berjalan dengan lancar."

"Setiba di Jakarta nanti Direktoral Perlindungan WNI Kemlu RI akan memfasilitasi kedatangan rombongan di bandara Soekarno-Hatta."

(Liputan6.com)

Berita Terkait

Peristiwa

Pemotor Diduga ODGJ Terobos Tol Permai 

Peristiwa

Wako Lantik Zulhelmi Arifin Sebagai Sekdako Pekanbaru

Peristiwa

HGB Ratusan Ruko STC Pekanbaru Tak Bisa Diperpanjang

Peristiwa

Dinilai Terafiliasi Wahabi, GP Ansor Inhil Tolak Peningkatan Status Surau di Sungai Beringin

Peristiwa

Simpang Sebidang Arifin Ahmad - Sudirman Dibuka Akhir Tahun ini

Peristiwa

Kepengurusan KONI Kota Pekanbaru Resmi Dilantik, Tancap Gas PORKOT