Diskominfotik Riau Gelar Dialog Publik Terkait Vaksinasi Goes to School

Harijal - Selasa, 14 Desember 2021 10:23 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2021/12/9471d4122021_diskominfotikriaugelardialogpub.jpeg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171

PEKANBARU - Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi Riau menggelar dialog publik membahas Vaksinasi Goes to School di Ruang Riau Command Center Menara Lancang Kuning, Senin (13/12/2021).

Adapun yang menjadi narasumber dalam dialog publik tersebut diantaranya Juru Bicara (Jubir) Satuan Tugas COVID-19 Provinsi Riau, dr Indra Yovi dan perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Riau.

Pada kesempatan tersebut, perwakilan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau Bowo Wahyono menyampaikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Pendidikan melakukan upaya untuk mengurangi learning loss pada peserta didik akibat Pandemi COVID-19 adalah dengan melakukan pembelajaran tatap muka terbatas (PTMT). 

"Tentu saja pelaksanaan PTMT dilakukan berdasarkan SKB 4 menteri dan memenuhi daftar periksa. PTMT boleh dilakukan bagi daerah zona aman pemaparan COVID-19 serta guru sudah melakukan vaksinasi," katanya.

Kemudian, pemberlakuan pembelajaran tatap muka terbatas di sekolah juga dilakukan pada wilayah PPKM level 1-3 sehingga penerapan protokol kesehatan juga harus semakin ketat dilaksanakan. Juga menerapkan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

"Vaksinasi juga menjadi salah satu faktor penting untuk memastikan PTM terlaksana dengan aman," jelasnya.

Oleh karena itu, menurut Bowo pemberian vaksinasi kepada pelajar perlu dipercepat terkait usia siswa di tingkat pendidikan SMP minimal 12 tahun serta di tingkat pendidikan siswa SMA atau SMK.

"Untuk itu percepatan vaksinasi di sekolah ini disampaikan dalam surat pemberitahuan kepada 12 kabupaten kota se Riau," lanjutnya.

Ia menjelaskan, melalui surat tersebut juga sampaikan terdapat memonitor update data pemberian vaksin ke tenaga pendidik dan kependidikan serta peserta didik dengan satu link yaitu sekolah.disdik.riau.go.id/jabfung/sekolah

"Dari link dapat terlihat update data perhari baik bagi peserta didik atau tenaga pendidik. Ini upaya untuk mencegah penyebaran COVID-19 dan melakukan langkah-langkah pencegahan dengan 3M," tutupnya. (MCR)

Berita Terkait

Peristiwa

Ketua DPD PKS Kampar Titip Doa untuk Kemajuan Daerah Kepada Jamaah Haji

Peristiwa

PSPS Pekanbaru Tundukkan Sumsel United 2-0

Peristiwa

Ini 13 Sapi Jumbo yang Diusulkan untuk Bantuan Presiden Iduladha 1447 H di Riau

Peristiwa

Aniaya Korban Hingga Babak Belur, Komplotan Debt Collector di Pekanbaru Diringkus

Peristiwa

Lagi, 150 PMI Bermasalah Dideportasi dari Malaysia

Peristiwa

Tekan Kemiskinan dan Stunting, Wali Kota Agung Terima Penghargaan