Gubri Semai 154.686 Benih Ikan Baung di Sungai Indragiri

Harijal - Senin, 13 Desember 2021 16:31 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2021/12/2aedc1122021_gubrisemai154686benihikanbaun.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Gubri sebar benih ikan di Sungai Indragiri

RENGAT - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar melakukan semai benih ikan baung sebanyak 154.686 di Sungai Indragiri Desa Redang Kecamatan Rengat Barat Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Senin (13/12/21).

Gubri menyampaikan, semai bibit ikan ini dalam rangka untuk melestarikan ikan baung yang ada di sungai tersebut. Sehingga diharapkan dengan berkembangnya ikan ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Hari ini kami dengan Ketua DPRD Riau, sengaja berkunjung ke sini, di samping ada kegiatan menebar benih ikan dan menanam pohon, tentu kita berharap ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau, Herman menjelaskan latar belakang diadakan kegiatan ini adalah pengelolaan perairan umum daratan sebagai salah satu upaya kegiatan perikanan dalam memanfaatkan sumber daya ikan di perairan umum secara berkelanjutan perlu dilaksanakan dengan bijaksana.

Herman menjelaskan, kegiatan pemanfaatan sumber daya ikan di perairan umum melalui kegiatan penangkapan mempunyai kecenderungan semakin tidak terkendali, dimana jumlah ikan yang ditangkap tidak lagi seimbang dengan daya pulihnya.Terangnya, penangkapan dengan menggunakan alat tangkap terlarang serta pencemaran lingkungan membuat stok ikan mengalami tekanan dan penurunan jumlah.

"Restocking merupakan salah satu upaya penambahan stok ikan tangkapan untuk ditebarkan di perairan umum, dimana perairan tersebut telah mengalami penurunan produksi dan padat tangkap," ujarnya.

Ia menjelaskan, tujuan restocking adalah untuk meningkatkan stok populasi ikan lokal, melestarikan sumber daya ikan dan juga bertujuan mengembalikan fungsi dan peran perairan umum sebagai ekosistem akuatik yang seimbang.

"Kegiatan restocking yang telah dilaksanakan di Kabupaten Inhil telah melakukan pemulihan sumber daya perikanan melalui restocking di beberapa kabupaten kota se Riau sejak tahun 2012," ungkapnya.

Kadis Kelautan dan Perikanan Provinsi Riau ini mengungkapkan, untuk Kabupaten Inhu kegiatan pemulihan sumber daya ikan ini telah dilakukan beberapa kali. Yaitu pada tahun 2012 melalui APBD dilakukan di Danau Kuantan Tenang Desa Baturijal Hulu Kecamatan Peranap dengan jumlah 75.000 ekor benih ikan baung.

Selanjutnya, pada tahun 2017 melalui APBD-P dilakukan di Embung Rimpian Desa Rimpian Kecamatan Lubuk Batu Jaya sebanyak 65.000 ekor benih ikan baung. Kemudian di tahun 2020 melalui APBD dilakukan di Danau Mendayun Desa Kota Lama Kecamatan Rengat Barat dengan jumlah 46.835 ekor benih ikan baung.

"Tahun 2021 melalui APBD-P di Sungai Indragiri Desa Redang Kemana Rengat Barat dengan jumlah 154.686 ekor benih ikan baung. Sumber daya ikan marilah kita jaga bersama agar dapat lestari dab berkelanjutan," tutupnya. (MCR)

Berita Terkait

Peristiwa

Ketua DPD PKS Kampar Titip Doa untuk Kemajuan Daerah Kepada Jamaah Haji

Peristiwa

PSPS Pekanbaru Tundukkan Sumsel United 2-0

Peristiwa

Ini 13 Sapi Jumbo yang Diusulkan untuk Bantuan Presiden Iduladha 1447 H di Riau

Peristiwa

Aniaya Korban Hingga Babak Belur, Komplotan Debt Collector di Pekanbaru Diringkus

Peristiwa

Lagi, 150 PMI Bermasalah Dideportasi dari Malaysia

Peristiwa

Tekan Kemiskinan dan Stunting, Wali Kota Agung Terima Penghargaan