Siswi SMA di Inhil Diserang Buaya, Ini Penjelasan BBKSDA Riau

Harijal - Jumat, 10 Desember 2021 12:39 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2021/12/991498122021__9091_siswismadiinhildiserangbuayainipenjelasanbbksdariau.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Dea Harsina (16), siswi SMA di Inhil korban serangan buaya

PEKANBARU - Dea Harsina (16) diserang buaya, beruntung remaja yang berdomisili di Jalan Kayu Jati, Kecamatan Tembilahan Hulu, Kabupaten Inhil itu selamat. Korban mengalami luka gigitan di bagian kaki kirinya.

Siswi yang duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) itu diserang buaya saat berada di kamar mandi yang berada di belakang rumahnya. Tiba-tiba buaya muncul dan langsung menyambar kaki kiri Dea.

"Korban lalu meminta tolong dan kedua orang tua korban membantu melepaskan buaya dari kaki korban," ujar Kepala Bidang KSDA Wilayah I, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam, (BBKSDA) Riau, Andri Hansen Siregar, Kamis (9/12).

Karena mengalami luka sobek di kaki korban, Dea dibawa ke Puskesmas terdekat. Usai kejadian itu masyarakat bersama tim BPBD Inhil melakukan pencarian buaya tersebut. Sebab dikhawatirkan menimbulkan korban lainnya.

Menurut Hansen, kejadian itu bersamaan dengan air sungai sedang mengalami pasang besar pada Selasa (7/12) pukul 08.30 Wib. Menurutnya, kemungkinan buaya-buaya yang ada di hulu sungai berkeliaran sampai ke permukiman penduduk.

Hansen mengatakan korban diterkam saat di kamar mandi. Lokasinya tidak jauh dari rumahnya di Jalan Kayu Jati, Tembilahan Hulu.

"Saat diterkam korban langsung berteriak minta tolong. Lalu ibu korban datang dan bantu menarik korban keluar dari jamban," kata Hansen.

Sementara BKSDA bersama tim dari BPBD Indragiri Hilir sedang mencari keberadaan buaya tersebut. Pencarian agar tak terjadi kembali kejadian serupa dan menimbulkan korban jiwa.

BKSDA mengimbau masyarakat agar lebih wasapada supaya tidak terulang kembali. Terutama saat kondisi air pasang dan naik dari hulu sungai di sekitar kampung.

"Kita juga telah lakukan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih waspada dan tidak ada lagi kejadian serupa," jelasnya. (MCR)

Berita Terkait

Peristiwa

Ketua DPD PKS Kampar Titip Doa untuk Kemajuan Daerah Kepada Jamaah Haji

Peristiwa

PSPS Pekanbaru Tundukkan Sumsel United 2-0

Peristiwa

Ini 13 Sapi Jumbo yang Diusulkan untuk Bantuan Presiden Iduladha 1447 H di Riau

Peristiwa

Aniaya Korban Hingga Babak Belur, Komplotan Debt Collector di Pekanbaru Diringkus

Peristiwa

Lagi, 150 PMI Bermasalah Dideportasi dari Malaysia

Peristiwa

Tekan Kemiskinan dan Stunting, Wali Kota Agung Terima Penghargaan