PKL. KERINCI, kabarmelayu.com - Ketua DPRD Pelalawan, Nasarudin SH,MH marah besar, pasalnya jalan KM 55 menjadi rusak akibat pembangunan GI di KM 55 dekat GOR Pangeran Pangkalan Kerinci yang masih berlangsung hingga saat ini. Alat-alat bertonase berat keluar masuk hingga merusak jalan.
"Kita minta pihak PLN bertanggungjawab dengan rusaknya jalan KM 55 dengan masuknya alat-alat bertonase berat. Untuk diketahui jalan ini tentunya penuh perhitungan dibuat agar tidak dilewati jalan-jalan bertonase berat hingga dibangun portal baik didekat poros Langgam maupun disamping SPBU pintu masuk jalan ke Ibukota Pangkalan Kerinci," ucapnya kepada wartawan, Selasa (29/11/2016).
Nasarudin juga menyebutkan banyaknya pembatas jalan yang dibuat sendiri sebagai jalan pintu masuk didekat portal.
"Saya tidak main-main, saya minta Pihak PLN bertanggungjawab dengan jalan yang sudah rusak. Kita akan segera panggil PLN soal pembangunan GI di KM 55 ini dan minta pertanggungjawaban mereka. Jangan sampai proyek selesai malah tidak dilakukan perbaikan terhadap jalan atau pembatas jalan maupun taman jalan yang rusak akibat keluar masuknya kendaraan bertonase berat," ungkapnya.
Termasuk dengan banyaknya tanah-tanah yang jatuh ke jalan selama proyek GI berlangsung. "Kita minta Dishub untuk segera membersihkan jalan dari tumpukan tanah yang berjatuhan di jalan. Kita ingin masyarakat juga nyaman melewati jalan ini. Ini jalan milik warga dan pintu masuk ke Ibukota Pangkalan Kerinci," tegasnya. (rec)