Mengabdi Untuk Negeri! Dosen FK UNRI Kunjungi Pesantren di Pelalawan

Harijal - Rabu, 06 Oktober 2021 11:41 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2021/10/990c31102021_mengabdiuntuknegeridosenfkunr.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Pengabdian kepada masyarakat dilakukan akademisi FK UNRI kepada pengurus, santriwan dan santriwati Pondok Pesantren AL-Muslimun di Pelalawan.

PEKANBARU - Kasus COVID-19 di Provinsi Riau saat ini sudah semakin menurun sejak beberapa bulan terakhir. Meskipun begitu, Fakultas Kedokteran Universitas Riau (FK UNRI) tetap memberi pengabdian kepada masyarakat.

Pengabdian kepada masyarakat dilakukan akademisi FK UNRI kepada pengurus, santriwan dan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) AL-Muslimun di Desa Muda Setia, Bandar Seikijang, Pelalawan.

Koordinator pengabdian FK UNRI, dr Suri Dwi Lesmana M.Biomed, Sp.Par.K mengatakan ada 3 bentuk pengabdian dilakukan. Baik terkait protokol kesehatan, pemutusan rantai penularan penyakit kulit dan pemeriksaan, edukasi penyakit pedikulosis kapitis.

"Pengabdian pertama itu terkait pelatihan penerapan protokol kesehatan COVID-19, pengawasan klinis saat isolasi mandiri dan edukasi vaksinasi yang dikoordinir oleh saya sendiri," kata dr Suri Dwi, Selasa (5/10/2021).

Wakil Dekan II FK UNRI itu menyebut pada pengabdian kedua membahas pemutusan rantai penularan skabies melalui pelatihan kader non-medis. Khusus topik ini sebagai koordinator adalah dr Inayah M.Sc dan dr Yuni Eka M.Sc, M.Med.Ed, Sp.KK.

Selanjutnya ada pemeriksaan dan edukasi terkait penyakit pedikulosis kapitis dan dermatofitosis. Bertindak sebagai koordinator dr Esy Maryanti M.Biomed, Sp.Par.K dan dr Lilly Haslinda M.Biomed.

"Kegiatan ini dilaksanakan, Jumat tanggal 1 Oktober kemarin, tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Pihak pondok pesantren sangat mengapresiasi kegiatan ini," kata Suri Dwi.

Suri Dwi mengatakan untuk peserta dari santriwan dan santriwati yang ikut tercatat ada 400-an orang. Jumlah itu dibagi 2 tim saat kegiatan dan terpisah.

Hadir pengelola Ponpes Anggit Sucipto memberikan sambutan hangat kepada perwakilan FK UNRI yang datang. Termasuk Koordinator Kesehatan Ponpes, bidan Suhemi Amd.Keb.

"Kegiatan ini kelanjutan dari tahun-tahun sebelumnya. Baik penyuluhan atau pemeriksaan kesehatan, tapi sehari-hari juga pihak pesantren selalu berdiskusi dengan kita terkait kesehatan di Ponpes," katanya.

Sebagai eksistensi FK UNRI untuk Riau sehat, para akademisi turun ke lapangan dalam pengabdiannya. Targetnya, semua insan di ponpes dapat hidup sehat.

Moment pengabdian itu pun kemudian dimanfaatkan insan ponpes untuk diskusi. Mereka banyak menanyakan soal kulit dan kecantikan.

"Malah dari santri banyak yang konsultasi masalah kulit dan kecantikan. Jadi mereka semua memanfaatkan pengabdian kami untuk berdiskusi tentang kesehatan," kata Suri. (MC)

Berita Terkait

Peristiwa

Musrenbang RKPD Riau 2027, DPRD: Tahun Depan Kembali Normal

Peristiwa

Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih

Peristiwa

Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief: Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM

Peristiwa

Kepsek SMAN Plus Riau Ingatkan Calon Peserta Didik Lulus SPMB Daftar Ulang Ulang 8-10 Mei 2026

Peristiwa

Tim Pelatnas Taekwondo Indonesia Sabet 4 Medali di British Taekwondo International Open 2026 Manchester, Inggris

Peristiwa

Ketua DPD PKS Kampar Titip Doa untuk Kemajuan Daerah Kepada Jamaah Haji