Resmikan Pocadi, Buku Fopertas dan GNSTA, Kepala BNPP: Manfaatkan Dengan Baik

Harijal - Jumat, 17 September 2021 13:56 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2021/09/): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171

PEKANBARU - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian sebagai Kepala BNPP meresmikan pencanganan pojok baca digital (Pocadi) di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) sekaligus melakukan peluncuran buku "Inovasi Sains Untuk Pembangunan Perbatasan Indonesia" dalam kerjasama dengan Forum Peruguran Tinggi Untuk Perbatasan Negara (Foperta) dan pencanangan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA).

"Dengan resminya Pocadi, Buku Fopertas dan GNSTA ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik - baiknya oleh seluruh pihak," ujarnya dalam kegiatan HUT BNPP ke-11 yang berlangsung secara virtual, Jumat (17/9/2021).

Tito berharap dengan telah disediakannya bahan bacaan seperti pojok baca digital (Pocadi) pada setiap Pos Lintas Batas Negara Terpadu (PLBN), dapat memacu minat masyarakat seperti masyarakat perbatasan dalam hal membaca.

"Semoga dengan adanya Pocadi pada pada setiap pos lintas batas negara terpadu ini bisa memacu minat masyarakat perbatasan dalam hal membaca juga dapat meningkatkan literasi baca tulis atau digital," harapnya.

Selain itu, pihaknya meminta kepada seluruh pihak terkait untuk dapat terus mendukung pihaknya terkait kebijakan dalam pembangunan perbatasan di indonesia ini dengan harapan indonesia dapat terus berkembang sehingga mampu menjangkau desa-desa di pelosok wilayah perbatasan.

Pihaknya menambahkan melalui kerjasama dengan Forum Peruguran Tinggi Untuk Perbatasan Negara (Fopertas) menghasilkan terobosan buku "Inovasi Sains Untuk Pembangunan Perbatasan Indonesia". Dimana buku ini merupakan salah satu sumber pengetahuan dari kerjasama sebagai wujud kolaborasi pentahelix dalam pengelolaan perbatasan negara.

"Untuk itu, dengan kerjasama ini diharapkan dapat melahirkan inovasi-inovasi baru untuk pembangunan perbatasan indonesia dalam rangka mendorong pemberdayaan masyarakat perbatasan sehingga daerah perbatasan bisa menjadi titik ekonomi baru bagi bangsa dan negara," ungkap Tito.

Tito menuturkan bahwa melalui kolaborasi Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) ini akan dimulai dengan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip (GNSTA) perbatasan negara sehingga dokumen-dokumen tersebut dapat diimplementasikan kepada pengarsipan secara sistematis dengan menggunakan digitalisasi.

Pihaknya berpesan agar semua kegiatan perbatasan yang menghasilkan dokumen penting bernilai kearsipan ini harus dijaga dengan baik dan benar.

"Dokumen perundingan dan kesepakatan batas negara, titik referensi dan titik batas negara merupakan dokumen penting yang harus dijaga dan dirawat untuk kedaulatan negara dan sekaligus menjadi sumber pembelajaran bagi seluruh pihak dan generasi generasi selanjutnya," tutupnya. (MC)

Berita Terkait

Peristiwa

Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau, Hendry Munief Beri Catatan Penting

Peristiwa

Bupati Inhil Bangun Pasar Induk Yos Sudarso yang Megah, Pedagang Pasar Subuh Pindah ke Lokasi Baru

Peristiwa

Dua Petinju Pekanbaru Sabet Medali Emas Kejuaraan Danlanud Bangka Belitung ‎

Peristiwa

RSUD Arifin Achmad Berhasil Tangani Kasus Menouria Langka, Pasien Kini Dapat Haid Normal

Peristiwa

Musrenbang RKPD Riau 2027, DPRD: Tahun Depan Kembali Normal

Peristiwa

Panglima TNI Hadiri Pelantikan Menteri dan Pejabat Pemerintah Kabinet Merah Putih