Siap-siap Giliran Warga Kepulauan Meranti Disuntik Vaksin Moderna

Harijal - Senin, 30 Agustus 2021 10:54 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2021/08/9448f3082021_siapsiapgiliranwargakepulauanm.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171

MERANTI - Pendistribusian vaksin moderna telah sampai ke Kepulauan Meranti, Riau. Rencananya, Senin (30/8/2021) sudah dilaksanakan vaksinasi menggunakan vaksin moderna.

Khusus bagi tenaga kesehatan (nakes) sudah menerima dosis ketiga dari moderna. Sementara untuk masyarakat umum, baru akan dibuka pada Senin tanggal 30 Agustus 2021. Vaksin moderna kini sudah didistribusikan di tiap UPT Puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan (Fasyankes) se-Kepulauan Meranti.

Diantaranya, vaksin moderna didistribusikan di RSUD sebanyak 30 vial, Puskesmas Selatpanjang 78 vial, Puskesmas Alah Air 40 vial, Puskesmas Alai 40 vial.

Sedangkan di 7 puskesmas lain, Puskesmas Anak Setatah, Kedabu Rapat, Tanjung Samak, Belitung, Bandul, Pulau Merbau dan Sungai Tohor masing-masing kebagian 16 vial. Dimana, 1 vial bisa dimaksimalkan sebanyak 15 dos 

Sebelum vaksin ini disuntikkan ke warga, muncul isu-isu di tengah masyarakat. Salah satu isu yang berkembang adalah efek samping yang ditimbulkan pasca disuntik moderna akan lebih berat dibandingkan Vaksin Sinovac.

Kata Sekda Meranti, Dr Drs H Kamsol, sampai saat ini isu hoax mengenai vaksin masih sering dimainkan. Hal ini membuat warga menjadi enggan divaksin. Akibat dari ketakutan itu, agak menyulitkan sampai ke tahap herd immunity, kekebalan kelompok.

"Jangan sampai masyarakat takut. Kalau pun ada gejala demam pasca menerima vaksin moderna, itu hal biasa terjadi dan bisa diantisipasi, tak ada dampak signifikan," ujar Kamsol saat sosialisasi vaksin moderna di Selatpanjang, Sabtu (28/8/2021).

Dijelaskan Kadiskes Misri Hasanto, gejala umum yang nantinya dirasakan warga pasca menerima vaksin moderna adalah nyeri di lokasi suntikan. Jika itu terjadi, warga diminta tidak panik dan harus secepatnya datang ke Puskesmas terdekat untuk berkonsultasi dan mendapatkan obat anti demam.

"Ketika ada gejala, konsultasi ke puskesmas dan itu akan diberi obat anti demam, supaya demam tidak berlanjut. Kalau nyeri di tempat suntikan, itu biasa. Itu saja efek samping moderna yang umum dirasakan," kata Misri Hasanto.

Berdasarkan penjelasan pihak terkait saat sosialisasi itu, ibu menyusui boleh menerima vaksin moderna. Belum ada ditemukan efek samping ke air susu yang diberikan ke bayi. Selain itu, vaksin moderna hanya boleh diberikan ke warga berusia 18 tahun ke atas dan wanita hamil yang kehamilannya telah melewati 4 bulan.

Misri mengatakan, vaksin tidak bisa diberikan kepada warga dengan gangguan auto imun, seperti lupus dan HIV AIDS. Untuk kategori penyakit penyerta, sebelum menerima vaksin warga dipastikan tidak menderita shock neurogenic, tidak sedang demam, tidak ada penyakit komorbit yang tidak terkontrol, tidak memiliki riwayat penyakit gula. 

"Nanti sebelum divaksin kan ada tahapan skrening. Disana lah diputuskan bisa atau tidak warga menerima vaksin. Sekali lagi kami imbau agar warga tak termakan isu hoax yang menyesatkan tentang vaksin modena ini. Intinya, semua vaksin baik, untuk meningkatkan imun," kata Misri.

Saat sosialisasi, hadir langsung Wakil Bupati Kepulauan Meranti, H Asmar, Waka Polres Kepulauan Meranti Kompol Nipwin Bonar Hutabarat SE AK MH, Kepala BPBD Idris Sudin, Kabag Kominfo Wan Fakhriarmi dan beberapa pejabat lainnya. (MCR)

Berita Terkait

Peristiwa

Babinsa Koramil 06/Siak Hulu Hadiri Malam Puncak Peringatan HUT RI ke-81 Desa Tanah Merah

Peristiwa

Pemkab Bengkalis Usul Pembangunan RSUD Bukit Batu dan Pengembangan Layanan Jantung-Kanker ke Kemenkes

Peristiwa

Pria di Pekanbaru Diancam dan Diperas, 5 Pelaku Ditangkap

Peristiwa

Tim Alpha Lakukan Fastrope ke Titik Api di Riau, Buka Jalan Tim Free Fall

Peristiwa

PWI dan GAPKI Gelar Workshop di Yogyakarta, Komitmen Bersama Kawal Industri Sawit Nasional

Peristiwa

Ratusan Anggota Koperasi Produsen Tani Aman Makmur Didampingi Pengacara dan LSM Penjara Rohul Tuntut PT. SRL Tinggalkan Lahan 2.050 Hektare