Kadiskes Riau Pastikan 2 Warga Inhu dan Rohul yang Meninggal Usai Vaksinasi Bukan karena Vaksin

Harijal - Kamis, 17 Juni 2021 20:14 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2021/06/0458e7062021_untitled14.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir

PEKANBARU - Berembus kabar dua warga di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dan Rokan Hulu (Rohul), Provinsi Riau meninggal usai satu minggu menjalani vaksinasi COVID-19. 

Menanggapi informasi itu, Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir menegaskan, dua warga di Riau yang meninggal usai divaksin dipastikan bukan disebabkan karena vaksin, tapi disebabkan penyakit bawaan. 

"Itu warga yang meninggal setelah seminggu vaksin bukan berarti karena vaksinnya. Karena tidak bisa juga setiap orang ada apa-apa (meninggal) dikaitkan dengan vaksin," katanya, Kamis (18/6/2021). 

Menurutnya dua warga Riau yang meninggal setelah divaksin itu telah dilakukan investigasi dan observasi oleh Komisi Daerah (Komda) Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Provinsi Riau. 

"Hasil investigasi dan observasi Komda KIPI itu dua warga yang meninggal bukan disebabkan vaksinasi, tetapi karena penyakit yang diderita oleh yang bersangkutan. Dan itu sudah dijelaskan Komda KIPI, karena itu domainnya mereka segala sesuatu yang terjadi setelah vaksin," terangnya. 

Karena itu, Mimi Nazir mengimbau kepada masyarakat tidak perlu takut dengan beredar kabar tentang vaksin yang belum tentu kebenarannya. 

"Vaksin ini sudah diuji klinis aman untuk meningkatkan imunitas tubuh. Jadi masyarakat tak perlu khawatir dengan vaksin," imbuhnya. 

Untuk diketahui, selama pelaksanaan vaksinasi di Provinsi Riau berjalan di Riau, Komda KIPI Provinsi Riau sudah menerima sebanyak 56 kasus KIPI.

Dari 56 kasus KIPI yang masuk ke Komda KIPI Riau tersebut setelah dilakukan klasifikasi 49 kasus dinyatakan sebagai kasus KIPI ringan.

"Sedangkan 7 kasus lagi masuk dalam klasifikasi KIPI berat atau serius. Dari 7 kasus KIPI berat ini ada dua yang meninggal dunia," kata Ketua Komisi Daerah (Komda) Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Provinsi Riau, dr Ligat Pribadi, Kamis (17/6/2021) di Pekanbaru. 

Ligat mengatakan, dari 7 kasus KIPI berat ini selain dua meninggal dunia, saat ini masih ada satu pasien lagi yang masih dirawat di rumah sakit swasta di Pekanbaru. Kemudian yang empat lagi sudah sembuh. 

"Sedangkan dua pasien meninggal dunia setelah seminggu divaksinasi adalah warga Indragiri Hulu dan warga Rokan Hulu," terangnya. (MCR)

Berita Terkait

Peristiwa

Prosedur Pemindahan Warga Binaan, Kalapas Bagansiapiapi Kedepankan Asas Pembinaan

Peristiwa

Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau, Hendry Munief Beri Catatan Penting

Peristiwa

Bupati Inhil Bangun Pasar Induk Yos Sudarso yang Megah, Pedagang Pasar Subuh Pindah ke Lokasi Baru

Peristiwa

Dua Petinju Pekanbaru Sabet Medali Emas Kejuaraan Danlanud Bangka Belitung ‎

Peristiwa

RSUD Arifin Achmad Berhasil Tangani Kasus Menouria Langka, Pasien Kini Dapat Haid Normal

Peristiwa

Musrenbang RKPD Riau 2027, DPRD: Tahun Depan Kembali Normal