PEKANBARU, kabarmelayu.com - Kendati belum semuanya mengungsi, namun setidaknya 49 KK warga Jalan LKMD Kelurahan Palas Kec. Rumbai kini mulai was-was. Pasalnya ketinggian air luapan sungai Siak di perumahan warga selama 3 hari terakhir, mencapai selutut orang dewasa.
Hal itu disampaikan ketua RW 2, Ramli, sesaat sebelum menyampaikan laporan ke kelurahan terkait data warga terdampak banjir luapan Sungai Siak, Selasa (27/4/21).
Ia mengatakan, banjir yang menggenangi rumah warga RT 1 RW 2 Kelurahan Palas itu, bukan karena hujan. Melainkan luapan Sungai Siak sekali 5 tahun yang diperkirakan terjadi tahun ini.
"Kalau hanya sebatas hujan biasa, tidak akan banjir. Tapi ini murni luapan Sungai Siak sekali 5 tahun yang diperkirakan bakal terjadi tahun ini", ujarnya.
Menurut Ramli, solusi untuk meminimalisir banjir di perumahan warga itu, yakni dengan membangun Stasiun pompa banjir Sungai Palas yang bermuara ke Sungai Siak.
"Disini tak ada penyumbatan parit. Jadi karena Sungai Siak itu meluap sehingga Sungai Palas itu tak bisa mengalir. Tentu karena tak bisa mengalir, tentu ke daratan dia", ujarnya.
Sejauh ini kata Ramli sebanyak 49 KK di wilayahnya terdampak banjir. Saat ini sebagian dari mereka memilih mengungsi di rumah-rumah famili yang belum terdampak luapan banjir.
Akibat banjir sekali 5 tahunan itu kata Ramli, warga mulai dilanda kepanikan terlebih di bulan puasa sekarang ini. Bahkan luapan banjir Sungai Siak 3 hari terakhir, diperkirakan akan terus berlangsung beberapa hari kedepan, ucap Ramli.
Dikonfirmasi terpisah Seklur Palas, Andi Saputra, berjanji hari ini juga pihaknya akan turun ke lokasi bersama petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kota Pekanbaru.
Hal ini kata Andi, dimaksudkan untuk memastikan jumlah warga yang terdampak banjir luapan Sungai Siak tersebut.
Ia mengatakan, bilamana nanti kondisi di lapangan dinilai membahayakan keselamatan warga, maka pihaknya akan berupaya melakukan evakuasi.
"Mungkin evakuasi dulu nanti yang akan kita lakukan bersama instansi terkait", ujarnya.
Sementara terkait bahan makanan sembako bagi warga terdampak banjir, pihaknya akan koordinasi kepada pimpinan untuk mendapatkan bantuan, pungkas Andi.
Selain di LKMD, pantauan wartawan di lapangan, luapan sungai Siak juga juga tampak menggenangi rumah-rumah warga di sepanjang Jalan Nelayan kelurahan Sri Meranti. Ketinggian air diperkirakan 50 hingga 100 centimeter. (fin)