Kasus COVID-19 Tembus Sejuta, Menkes: Ini Momen untuk Berduka dan Bekerja Sangat Keras

Harijal - Selasa, 26 Januari 2021 18:13 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2021/01/cb677c012021_untitled2.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
(Foto: jabarprov.go.id)
Menkes Budi Gunadi Sadikin tentang pengadaan vaksin COVID-19.

JAKARTA - Menteri Kesehatan atau Menkes Budi Gunadi Sadikin menanggapi tembusnya satu juta kasus konfirmasi COVID-19 di Indonesia pada hari ini.

Dalam konferensi persnya dari Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (26/1/2021), Budi mengatakan bahwa sejuta kasus infeksi virus corona di Indonesia harus direnungi dan dimaknai sebagai dua hal oleh semua pihak.

"Momen yang pertama adalah ini saatnya kita untuk berduka. Karena ada banyak saudara-saudara kita yang sudah wafat, ada lebih dari 600 tenaga kesehatan yang sudah gugur dalam menghadapi pandemi ini," kata Budi seperti dilansir liputan6.com.

"Dan mungkin sebagian dari keluarga dekat dan teman dekat kita juga sudah meninggalkan kita," Budi melanjutkan.

Selain itu, Budi mengatakan bahwa momen kedua adalah saatnya menyadari bahwa semua pihak harus sadar untuk terus bekerja sangat keras, sehingga pengorbanan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan tidak sia-sia.

"Angka satu juta ini, memberikan satu indikasi, bahwa seluruh rakyat Indonesia harus bersama-sama dengan pemerintah bekerja bersama-sama untuk mengatasi pandemi ini dengan lebih keras lagi," kata Budi Gunadi.

Mengurangi Laju Penularan Virus Corona

Budi menegaskan bahwa untuk mengurangi laju penularan virus corona, masyarakat bersama semua pihak diminta untuk bekerja sangat keras untuk tetap disiplin dalam melakukan protokol kesehatan: memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

"Ini sangat susah dan tidak bisa dilakukan seorang diri, oleh pemerintah, tanpa bersama-sama rakyat, seluruh komponen bangsa membangun gerakan disiplin ini," ujarnya.

"Kita harus memastikan, kita harus bekerja keras, mengingatkan diri kita sendiri, mengingatkan teman-teman kita, mengingatkan keluarga kita dan seluruh rakyat yang ada di lingkungan kita, agar kita disiplin protokol kesehatan."

Selain disiplin protokol kesehatan, Budi mengatakan bahwa Kementerian Kesehatan bertanggung jawab untuk melakukan testing, tracing, dan juga isolasi.

"Kami di Kementerian Kesehatan akan bekerja keras, sangat keras, untuk memastikan bahwa program testing, program tracing atau pelacakan, dan program isolasi bisa kita lakukan dan eksekusi dengan baik."

(selengkapnya Baca Liputan6.com)

Berita Terkait

Peristiwa

Karhutla di Tembilahan Menjalar Mendekati Pemukiman Warga

Peristiwa

Menhut Soroti Penegakan Hukum Kasus Karhutla di Riau, Jikalahari: Belum Ada Korporasi Tersangka

Peristiwa

Menhut Tinjau Pemadaman Karhutla Kerumutan

Peristiwa

Ganggu Pembangunan Drainase, Pedagang di Jalan Teratai Diultimatum untuk Pindah

Peristiwa

Peringati HUT ke-81 RI, Bea Cukai Bengkalis Gelar Bakti Sosial dan Doa Bersama di Sungai Pakning

Peristiwa

Skandal Paspor Ganda, Ancaman Serius Perlindungan Anak dan Integritas Hukum Indonesia