Di Demo Wartawan, Kepala BPN Rohul Minta Maaf

Harijal - Jumat, 23 Oktober 2020 18:36 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2020/10/f778d9102020_untitled7.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
istimewa

ROHUL, kabarmelayu.com - Puluhan Wartawan dan LSM Kompak, Jumat (23/10/3020) siang  menggelar aksi protes ke Kantor ATR/ Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kantor Kabupaten Rokan Hulu (Rohul).

Aksi protes puluhan wartawan dan LSM Bersatu ke Kantor ATR/ BPN Rohul, Kompleks Pemkab Rohul, diduga dipicu ada pengusiran dua wartawan oleh sejumlah oknum pegawai ATR/ BPN Rohul, Kamis (22/10) sore kemarin.

Di video yang viral beredar, terlihat dua wartawan diperlakukan kasar sejumlah oknum security dan staf BPN Rohul, bahkan keduanya sempat dimintai menunjukkan surat tugas.

Alfian yang ikut aksi protes di depan Kantor BPN Rohul mengaku aliansi tidak terima wartawan dihalang-halangi saat tengah bertugas peliputan. Dirinya meminta Kepala ATR/ BPN Rohul, Tarbarita Simorangkir, agar berikan sanksi tegas ke oknum pegawainya yang menghalangi dan nyaris terjadi aksi kekerasan terhadap wartawan.

"Kita minta agar mereka dipecat. Bila perlu Kepala BPN Rohul juga diganti," ucap pendemo di depan Kantor ATR/ BPN Rohul.

Dalam aksinya, wartawan dan LSM Bersatu mengancam melaporkan sejumlah oknum BPN Rohul, karena diduga sudah melanggar Undang-Undang Pokok Pers Nomor 40 tahun 1999.

Sikapi aksi demonstrasi wartawan dan LSM Bersatu, Kepala ATR/ BPN Kantah Rohul, Tarbarita Simorangkir, didampingi Kapolres Rohul, AKBP Taufiq Lukman Nurhidayat, mengungkapkan kronologinya, sesuai CCTv yang ada di kantornya.

Katanya, pegawai BPN Rohul hanya berusaha melerai keributan yang terjadi di kantornya, namun hal itu malah berujung keributan.

Tarbarita mengaku, saat terjadi keributan Kamis kemarin, dirinya tengah menjalani pendidikan. Kamis malam, setelah mempelajari rekaman CCTV, dirinya langsung rapat bersama sejumlah pegawainya.

Diakuinya lagi, dirinya sudah menegur sejumlah pegawainya yang terlibat keributan kemarin, dan menurutnya dilakukan oknum pegawai dan security tidak sesuai prosedur. Apalagi selama ini media sudah banyak membantu BPN dalam menyampaikan informasi ke masyarakat.

Tarbarita yang bertugas 2 tahun 7 bulan sebagai Kepala ATR/ BPN Rohul, secara resmi meminta maaf secara terbuka kepada Wartawan dan LSM bersatu. Permintaan maaf serupa juga diikuti sejumlah pegawai dan security yang terlibat keributan kemarin.(ded)

Berita Terkait

Peristiwa

Aksi Hardiknas: Ultimatum Mahasiswa Demo Lebih Besar Akan Digelar Senin

Peristiwa

Cerita Malaysia Rekrut Guru RI buat Bikin Warganya Jadi Pintar

Peristiwa

Polsek Kandis Ungkap Kasus Narkotika, Amankan Kurir dengan Barang Bukti 28,71 Gram Sabu

Peristiwa

Wabup Yuliantini Sampaikan Sambutan Bupati Inhil Terhadap Rekomendasi DPRD Tentang LKPJ Bupati Inhil Tahun 2025

Peristiwa

Kelompok Tani SKB Pangean Merasa Dibohongi PT. RAPP, Tuntut Penyelesaian Lahan

Peristiwa

Komisioner KI Kecam Kadisdik Riau, Abaikan Sengketa Informasi, Minta Diberi Sanksi Keras