Salah Tangkap, Warga Babak Belur Dipukuli

Harijal - Selasa, 01 November 2016 15:17 WIB

Warning: getimagesize(): https:// wrapper is disabled in the server configuration by allow_url_fopen=0 in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Warning: getimagesize(https://cdn.kabarmelayu.com/uploads/images/2016/11/33d188112016_salahtangkap.jpg): failed to open stream: no suitable wrapper could be found in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 170

Notice: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u1462727/public_html/kabarmelayu.com/amp/detail.php on line 171
riaueditor.com
Hen Lobak (30), korban salah tangkap.

KAMPAR, kabarmelayu.com - Diduga salah tangkap, warga Desa Pulau Rambai Kecamatan Kampar Timur babak belur dipukuli. Pasalnya korban dituduh komplotan pelaku pencurian sepeda motor di wilayah hukum Polres Kampar.

Kejadian terkuak ketika korban pemukulan, Hen Lobak (30) menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada wartawan, di kediamannya desa Pulau Rambai, Selasa (01/11/16).

Dikatakan, tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum polisi dari polres Kampar itu terjadi pada Sabtu (30/10/16) di rakit penyeberangan tempat biasa dirinya bermain, tanpa diduga datang oknum polisi dengan pakain preman menyapa dan mengatakan dirinya sombong, tidak lama setelah itu korbanpun langsung dicekek dan dipukuli.

“Sombong ang kini e, (Sombong kau sekarang ya-red) sombong apo pulo bang (Sombong apapula bang-red), lalu dia datang langsung mencekek dan memukuli saya,” kata Hen.

Merasa tidak bersalah, Hen lobak pun melakukan perlawanan dan pada akhirnya korban digiring ke Mapolres Kampar.

“Ya karena kita tidak salah apa-apa, saya melawan,” tutur Hen lagi.

“Saya dibawa ke Polres, disitu saya dipukuli dan dipaksa untuk mengaku, karena tidak terbukti bersalah saya dilepaskan pada pukul 04.00 subuh Minggu (30/10), saya dilepaskan di SPBU Air Tiris,” tambahnya.

Akibat perilaku oknum tersebut, korban salah tangkap ini mengalami patah gigi, kening luka robek, mata merah dan di bagian punggung terdapat luka memar bekas pukulan, serta bagian rusuk juga sakit.

Sementara itu, kasat Reskrim Polres Kampar, AKP Y.E Bambang Dewanto SH ketika dihubungi melalui via telpon genggamnya, ketika mengetahui awak media yang menghubungi, Kasat lansung memutuskan telpon. Setelah ditelpon kembali nomor langsung tidak bisa dihubungi.

Tidak lama berselang, Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata SIK ketika dihubungi dihari yang sama mengaku belum mengetahui kejadian ini, namun dirinya berjanji akan melakukan croscek ke bawah terkait adanya dugaan salah tangkap ini.

“Kita akan melakukan croscek kebawah, terkait kebenarannya nanti kita akan memberitahukan informasi ini kepada pihak media,” tutup Kapolres Kampar.(rec)

 

Berita Terkait

Peristiwa

Terseret Arus, Seorang Remaja Dilaporkan Tenggelam di Sungai Siak

Peristiwa

Petani di Pelalawan Diserang Beruang Liar

Peristiwa

Pemko Pekanbaru Masifkan Sosialisasi Bahaya LGBT dan HIV AIDS Bagi Siswa

Peristiwa

Perkuat Kepemimpinan Perempuan, 30 Guru SMA-SMK di Yogyakarta Ikuti Pelatihan Kepemimpinan

Peristiwa

KKN Kelompok 17 Universitas Abdurrab dan Karang Taruna Desa Senama Nenek Siap Sukseskan Perayaan HUT ke-81

Peristiwa

Polsek Kandis Lakukan Pengecekan Rutin Tanaman Jagung untuk Ketahanan Pangan